Sabtu, 02 Mei 2020

18 Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung

Untuk mencegah serangan jantung, hindari makanan yg tidak sehat, & makan kuliner yg kaya nutrisi, serat, & lemak sehat. Memang kematian dampak penyakit jantung telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, namun masih merupakan pembunuh angka satu pada Amerika termasuk di Indonesia. Untuk itu perlu diketahui cara mencegah faktor risiko penyakit jantung. Ada cukup banyak cara buat mencegah penyakit kardiovaskular, yg meliputi stroke dan serangan jantung. Yang jelas bahwa menggunakan makan dan hidup sehat seperti berolahraga lebih banyak bisa berpengaruh signifikan terhadap pencegahan penyakit jantung. Berikut ini ada 18 jenis makanan yg terbukti dan diyakini para ahli sebagai makanan sehat buat mencegah penyakit jantung.

1. Ikan Salmon

Salmon dan ikan berlemak lainnya misalnya ikan sarden dan mackerel adalah kuliner sehat buat jantung karena mengandung sejumlah asam lemak omega-tiga, ditunjukkan pada hasil penelitian buat menurunkan risiko aritmia (detak jantung tidak teratur) & aterosklerosis (pembentukan plak pada arteri) dan penurunan trigliserida. American Heart Association merekomendasikan makan ikan & sebaiknya ikan berlemak setidaknya 2 kali seminggu. Asam lemak omega-3 jua tersedia menjadi suplemen diet.

Dua. Havermut

18 Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung

Havermut atau bubur terigu mengandung serat yang relatif tinggi yg mampu menurunkan kolesterol. "Makanan ini berfungsi sebagai spons di saluran pencernaan dan membasahi kolesterol sehingga dihilangkan menurut tubuh & nir terserap ke dalam aliran darah," istilah Lauren Graf, seseorang pakar gizi di Montefiore Medical Center Amerika. Ia merekomendasikan untuk menghindari havermut instan, yang acapkali mengandung gula, & malah menuju kuliner olahan antik atau bahkan roti panggang cepat. Biji-bijian utuh lainnya misalnya bubur jagung pula bagus buat jantung selama masih mengandung butiran jagung yg secara umum dikuasai. Nama havermut yg diadopsi dari bahasa Belanda (havermout), merupakan bahan makanan yg diambil menurut biji oat (ground oat atau white oat). Oat sendiri merupakan sejenis padi-padian menggunakan nama latin Avena Sativa. Diperkirakan bahwa oat pertama kali ditanam sebagai sumber bahan makanan dalam saat zaman perunggu pada Timur Dekat 3600-1200 SM & Eropa 3600 - 600 SM.

3. Blueberry

Bukan hanya blueberry, akan tetapi jua stroberi & buah beri lainnya. Menurut sebuah penelitian tahun 2013, wanita berusia 25 sampai 42 tahun yang makan lebih berdasarkan 3 porsi blueberry & stroberi seminggu memiliki risiko serangan jantung 32% lebih rendah dibandingkan menggunakan mereka yang makan lebih sedikit. Telah ada temuan penelitian yang menghubungkan manfaat yg dikenal menggunakan anthocyanin, flavonoid (yg adalah antioksidan) yang dapat menurunkan tekanan darah & melebarkan pembuluh darah. Anthocyanin inilah yg memberi warna merah dan biru dalam tanaman .

4. Coklat hitam

Beberapa penelitian kini menampakan bahwa coklat hitam dapat bermanfaat bagi jantung Anda, salah satunya temuan pada tahun 2012 bahwa mengkonsumsi coklat setiap hari bisa mengurangi serangan jantung dan stroke dalam orang-orang yg berisiko tinggi terhadap kasus ini. Temuan ini hanya berlaku buat coklat hitam atau coklat gelap, yang berarti coklat terdiri dari setidaknya 60-70% kakao. Cokelat hitam mengandung flavonoid yg dianggap polifenol, yg bisa membantu tekanan darah, pembekuan, & pembengkakan. Sayangnya, coklat susu dan kebanyakan permen tidak memberi nilai pada melindungi jantung Anda.

Lima. Buah sitrus

Wanita yang mengkonsumsi flavonoid pada jumlah tinggi yang ditemukan pada jeruk & butir anggur memiliki 19% risiko stroke iskemik yang lebih rendah (yang ditimbulkan sang bekuan darah) daripada wanita yang tidak menerima banyak senyawa ini, sebuah penelitian tahun 2012 menemukan. Buah jeruk jua tinggi vitamin C, yang dikaitkan menggunakan risiko penyakit jantung lebih rendah. Waspadalah terhadap juz jeruk yg mengandung tambahan gula. Sadarilah bahwa produk jus menggunakan tambahan gula mengganggu aksi obat penurun kolesterol yang dikenal dengan statin.

6. Kedelai

Produk kedelai, termasuk tahu & susu kedelai, adalah cara yang baik buat menambahkan protein ke kuliner Anda tanpa lemak dan kolesterol nir sehat. Produk kedelai mengandung lemak tak jenuh yang cukup tinggi (baik buat kesehatan Anda), serat, vitamin, & mineral. Apalagi, kedelai sanggup mengurangi tekanan darah pada orang yg mengonsumsi kuliner olahan menggunakan karbohidrat yang tinggi. Dan dibandingkan dengan susu atau protein lainnya, protein kedelai justru bisa menurunkan kolesterol "jahatdanquot; atau LDL.

7. Kentang

Tidak ada alasan buat menghindari kentang & selama tidak digoreng, kentang mampu baik buat jantung Anda. Kentang kaya potassium, yang sanggup membantu menurunkan tekanan darah. Dan seratnya tinggi, sehingga kentang masuk pada jenis makanan buat mencegah penyakit jantung.

8. Tomat

Karena semakin dikenal menjadi makanan sehat buat jantung, konsumsi tomat di Amerika Serikat mengalami peningkatan. Seperti juga dalam kentang, tomat kaya akan potasium buat jantung sehat. Selain itu, tomat adalah asal lycopene antioksidan yg baik. Likopen adalah karotenoid yang bisa membantu menyingkirkan kolesterol "jahat", menjaga supaya pembuluh darah permanen terbuka, dan menurunkan risiko serangan jantung. Dan karena tomat rendah kalori dan rendah gula, maka sangat baik dan sehat buat tubuh.

9. Kacang-Kacangan

Termasuk kacang almond, kenari, pistachio, kacang tanah dan kacang macadamia, yg semuanya mengandung serat baik buat jantung Anda. Kacang pula mengandung vitamin E, yg membantu menurunkan kolesterol dursila. Dan yang lain misalnya kenari, mengandung asam lemak omega-tiga tinggi. Banyak orang yg menghindari kacang-kacangan lantaran mengandung lemak yg tinggi, tetapi sebagian besar penelitian memperlihatkan bahwa orang yang mengonsumsi kacang setiap hari lebih kurus daripada orang yang tidak melakukannya. Dan orang yang lebih kurus mempunyai risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Carilah varietas makanan yg mengandung kacang namun tidak memiliki banyak garam tambahan.

10. Kacang polong

Karena dari berdasarkan tumbuh-tanaman , kacang polong misalnya kacang, kacang lentil, dan kacang polong adalah asal protein yang sangat baik tanpa banyak lemak nir sehat. Dalam penelitian ditemukan bahwa orang yang mengkonsumsi kacang polong setidaknya empat kali seminggu memiliki 22% lebih rendah risiko penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsinya kurang dari sekali pada seminggu. Dan kacang polong dapat membantu mengendalikan gula darah pada penderita diabetes. Menurunkan kadar gula darah merupakan kunci pada membantu orang terhindar menurut komplikasi diabetes, salah satunya adalah penyakit jantung.

11. Minyak Zaitun

Dalam sebuah penelitian penting, orang-orang berisiko tinggi terhadap penyakit jantung yang mengikuti pola diet Mediterania (mengandung biji-bijian, butir-buahan, sayuran) ditambah kacang-kacangan dan setidaknya empat sendok makan minyak zaitun mengurangi risiko agresi jantung, stroke, & kematian sebanyak 30%. Minyak zaitun adalah sumber lemak tak jenuh yg baik, yg dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan gula darah. Dapat dibubuhi pada salad buat dinikmati.

12. Anggur Merah

Anggur merah bisa menurunkan risiko penyakit jantung. (Jumlah yg lebih tinggi, lebih menurut satu atau 2 kali minum sehari, sahih-benar bisa meningkatkan risiko.) Sementara beberapa ahli mengatakan bahwa polifenol yg ditemukan dalam anggur merah yang dianggap resveratrol, memberi manfaat tambahan pada minuman itu. Anda pula bisa menerima resveratrol dari asal non-alkohol, seperti selai kacang alami & anggur.

13. Teh hijau

Jenis minuman ini cukup favorit pada Asia, teh hijau sudah tumbuh lebih populer di Barat & membawa manfaat kesehatan yang signifikan. Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa orang yang minum empat atau lebih cangkir teh hijau setiap hari mempunyai 20% penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan stroke dibandingkan menggunakan orang-orang yang sporadis menyerap minuman tadi. Temuan tadi mendukung penelitian sebelumnya yg menemukan taraf kematian yang lebih rendah, termasuk kematian akibat penyakit jantung, pada antara peminum teh hijau yg rajin. Antioksidan yang dikenal menjadi katekin diklaim menjadi penyebab rendahnya angka kematian tadi.

14. Brokoli, bayam & kangkung

Demi kesehatan Anda, Anda benar-sahih wajib sempurna memilih sayuran. Sayuran hijau bisa memberi dorongan ekstra pada kesehatan jantung Anda. Karotenoid yg tinggi dalam sayuran hijau bertindak sebagai antioksidan & membebaskan tubuh Anda dari senyawa yang berpotensi berbahaya. Ketiga jenis sayuran tadi tinggi serat & mengandung poly vitamin dan mineral.

15. Kopi

Mengkonsumsi kopi jua bisa menaikkan kesehatan jantung. Satu studi menemukan risiko 10 sampai 15% lebih rendah buat meninggal dampak penyakit jantung atau penyebab lainnya pada laki-laki & perempuan yg minum enam cangkir kopi atau lebih sehari. Penelitian lain menemukan bahwa bahkan dua cangkir sehari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular & stroke sebesar 30%. Jika Anda sudah minum kopi & menikmatinya, lanjutkan! Jika nir, tidak ada alasan buat memulainya.

16. Biji rami

Biji rami mengandung relatif tinggi asam lemak omega-tiga. Inilah salah satu alasan mengapa biji rami baik buat jantung Anda. Alasan lainnya merupakan kandungan seratnya yg tinggi. Plus, ada sejuta cara buat menikmatinya. Cobalah dengan mengimbangi kuliner sehat lainnya, misalnya blueberry kering, cranberry, atau havermut atau bahkan dicampur menggunakan susu kedelai & butir buat membuat lebih nyaman buat dinikmati.

17. Alpukat

Buah lembut dan lezat ini mempunyai reputasi baik untuk menyediakan tubuh & jantung dengan lemak sehat. Seperti minyak zaitun, alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal yg bisa menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol. Selain itu pula tinggi antioksidan dan potasium. Dapat dimakan begitu saja atau dijadikan juz. Tapai jangan lupa, hati-hati dengan penambahan gula yang berlebihan.

18. Delima

Delima mengandung banyak antioksidan, termasuk polifenol dan anthocyanin yg baik buat kesehatan yang dapat membantu mencegah pengerasan pembuluh darah. Satu studi pasien penyakit jantung menemukan bahwa dosis harian juz delima selama 3 bulan memperlihatkan pemugaran aliran darah ke jantung. Pada akhirnya, penting buat mempunyai variasi dalam makanan Anda. Jika Anda tidak menyukai butir delima, cobalah buah apel, yang jua mengandung poly senyawa pendukung kesehatan jantung.

Semoga pilihan buah dan sayuran pada atas bisa mudah dikonsumsi karena sudah diyakini sang para pakar sebagai kuliner yang sehat buat mencegah penyakit jantung. Baca jua: 6 Tanda-Tanda Sebulan Sebelum Serangan Jantung.

Tidak ada komentar:
Write komentar