Sabtu, 23 Mei 2020

Jenis-Jenis Puskesmas Menurut Departemen Kesehatan

Jenis - Jenis Puskesmas - Terdapat dua jenis puskesmas menurut Departemen Kesehatan RI (2001) yaitu puskesmas perawatan dan puskesmas nonperawatan.

A. Puskesmas Perawatan (Rawat Inap)

Dalam rangka berbagi layanan kesehatan, Provinsi Jawa Timur berupaya menyebarkan fungsi layanan puskesmas yakni puskesmas non perawatan & puskesmas perawatan (rawat inap). Menurut Setiawan (2012) upaya Provinsi Jawa Timur tersebut bertujuan buat menaikkan akses warga pada perawatan dan pengobatan. Puskesmas rawat inap didefinisikan pula sebagai puskesmas yg dilengkapi ruangan tambahan dan fasilitas buat menyelamatkan pasien gawat darurat dan tindakan yg diberikan merupakan tindakan operatif terbatas & rawat inap sementara (Effendi, 2009). Rawat inap pasien dilakukan paling sedikit 24 jam perawatan.

Puskesmas Perawatan adalah Puskesmas yg dari Surat Keputusan Bupati atau Walikota menjalankan fungsi perawatan & untuk menjalankan fungsinya diberikan tambahan ruangan dan fasilitas rawat inap yg sekaligus adalah sentra rujukan antara (Departemen Kesehatan RI, 2007).

Puskesmas perawatan (rawat inap) berfungsi sebagai pusat rujukan pasien yg gawat darurat sebelum dibawa ke rumah sakit. Tindakan operatif terbatas misalnya kecelakaan kemudian lintas, persalinan menggunakan penyulit dan penyakit lain yang bersifat gawat darurat. Puskesmas perawatan menjadi puskesmas rawat inap taraf pertama memberikan pelayanan kesehatan yg mencakup observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik menggunakan tinggal pada ruang rawat inap puskesmas (Kepmenkes angka 28/MENKES/SK/IX/2008).

B. Puskesmas Non Perawatan

Jenis Puskesmas non perawatan hanya melakukan pelayanan kesehatan rawat jalan (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Telkom, 2012). Permenkes No.029 tahun 2010 mengungkapkan aktivitas di pelayanan kesehatan rawat jalan yakni observasi, diagnosis, pengobatan, dan atau pelayanan kesehatan lainnya tanpa dirawat inap.

Demikian uraian jenis-jenis Puskesmas Menurut Departemen Kesehatan.

Tidak ada komentar:
Write komentar