Senin, 18 Mei 2020

Pengertian Dongeng dan Ciri-Cirinya Menurut Para Ahli

Pengertian Dongeng dan Ciri-Cirinya – Berikut adalah pendapat para ahli tentang definisi dongeng. Dongeng merupakan cerita yang tidak benar-benar terjadi dan dalam banyak hal sering tidak masuk akal (Nurgiantoro, 2005:198). Pendapat lain mengenai dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi, terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh (KBBI, 2007 : 274).

Senada menggunakan pendapat Lezin pada bukunya bibliocoll?Ge Charles Perrault yang mengatakan bahwa ? Le conte est un court r?Cit d?Aventures imaginaires mettant en sc?Ne des situations et des personnages surnaturels. ? Dongeng adalah cerita pendek tentang petualangan khayal dengan situasi & tokoh-to koh yang luar biasa & mistik.

Menurut Trianto (2006: 46) pengertian dongeng adalah cerita sederhana yg nir sahih-sahih terjadi, seperti insiden-peristiwa aneh di zaman dahulu.

Badrun (1983:29) menyatakan dongeng artinya cerita prosa output seni rakyat yg hidup subur pada angan-angan masyarakat, virtual, & fenomena bercampur sebagai satu pada dunia angan-angan. Semi (1988:29) menambahkan dongeng umumnya menceritakan mengenai dari mula suatu loka atau suatu negeri, atau tentang insiden-peristiwa yang aneh dan menakjubkan tentang kehidupan insan atau binatang. Depdiknas (2010:1) jua menambahkan bahwa dongeng suatu cerita yang bersifat orisinil atau liputan. Seiring menggunakan pengertian dongeng di atas, Trisna (2009:1) menambahkan juga bahwa pengertian dongeng merupakan cerita zaman dahulu.

Dongeng termasuk cerita warga dan adalah bagian tradisi ekspresi. Menurut Brunvard, Carvalho, dan Neto pada Danadjaja 2007 : tiga-lima ) dongeng mempunyai karakteristik-ciri sebagai berikut :

  1. Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan, yaitu disebarkan dari mulut ke mulut, melalui kata-kata dan dari generasi ke generasi berikutnya
  2. Disebarkan diantara kolektif tertentu dalam waktu yang cukup lama
  3. Ada dalam versi yang berbeda-beda. Ini diakibatkan penyebaran dari mulut ke mulut (lisan)
  4. Bersifat anonim, yaitu nama penciptanya sudah tidak diketahui lagi
  5. Biasanya mempunyai bentuk berumus atau berpola seperti kata klise, kata-kata pembukaan dan penutup baku
  6. Mempunyai kegunaan (function) dalam kehidupan bersama suatu kolektif, sebagai alat pendidik, pelipur lara, protes sosial dan proyeksi keinginan yang terpendam
  7. Bersifat pralogis, yaitu memiliki logika tersendiri yang tidak sesuai dengan logika umum
  8. Menjadi milik bersama dari kolektif tertentu. Hal ini disebabkan penciptanya yang pertama sudah tidak diketahui lagi, sehingga setiap anggota kolektif merasa memilikinya.
  9. Bersifat polos dan lugu, sehingga kerap kelihatannya kasar, terlalu spontan. Hal ini dapat dimengerti bahwa dongeng juga merupakan proyeksi emosi manusia yang paling jujur manifestasinya.
Demikian pengertian dongeng dan ciri-cirinya menurut para ahli, dapat disimpulkan bahwa dongeng merupakan suatu cerita prosa hasil seni rakyat tentang asal mula suatu tempat atau suatu negeri mengenai peristiwa-peristiwa aneh pada kehidupan manusia yang bersifat rekayasa atau fakta dan sederhana pada kejadian zaman dahulu.

Tidak ada komentar:
Write komentar