Kamis, 28 Mei 2020

Pengertian Informasi Menurut Para Ahli

Pengertian Informasi Menurut Para Ahli - Informasi berkaitan dengan banyak aspek dalam kehidupan termasuk keterkaitannya dengan berbagai disiplin ilmu. sehingga definisi yang tepat perlu dipahami. Berikut ini ada beberapa pengertian informasi menurut para ahli.

Bodnar dan Hopwood (2004) mendefinisikan liputan menjadi suatu data yg diorganisasikan yg bisa mendukung ketepatan pengambilan keputusan.

Dalam pengertian yg lain, warta adalah data yg sudah diolah sebagai suatu bentuk yang mempunyai arti & manfaat bagi manusia (Husein, 2004)

Menurut pendapat Anthony, pengertian kabar adalah data yg diolah menjadi bentuk yg lebih bermanfaat dan lebih berarati bagi yang menerimanya dan menggambarkan suatu kejadian-peristiwa, kesatuan nyata yang digunakan dalam mengambil keputusan (Dewi, 2004)

Pengertian Informasi Menurut Para Ahli Selanjutnya, suatu informasi berkualitas ditentukan sang 3 karakteristiknya (Jogiyanto, 2001) yakni :

  • Akurat (accurate), bararti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat berarti informasi harus jelas dan mencerminkan maksudnya.
  • Tepat pada waktunya (time lines), berarti informasi yang akan datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan memiliki nilai lagi.
  • Relevan (relevance), berarti informasi tersebut memiliki manfaat untuk pemakainya.

Winarno (2006) mengidentifikasikan pengertian warta menjadi segala data yg sudah diolah sebagai akibatnya berguna buat pembuatan keputusan. Selain itu, Winarno menguraikan 8 ciri keterangan yang baik, yaitu:

  1. Akurat; Menggambarkan kondisi objek yang sesungguhnya.
  2. Tepat waktu; Informasi harus tersedia sebelum keputusan dibuat karena seringkali informasi tidak diperlukan lagi setelah keputusan dibuat.
  3. Lengkap; Informasi harus mencakup semua yang diperlukan oleh pembuat keputusan. Lengkap tidak berarti memberikan semua informasi.
  4. Relevan; Informasi harus berhubungan dengan keputusan yang akan diambil.
  5. Terpercaya; Isi dari informasi tersebut harus dapat dipercaya (reliable).
  6. Terverifikasi; Informasi harus dapat dilacak ke sumber aslinya (verifiable).
  7. Mudah dipahami; Informasi harus mudah dipahami oleh pembacanya.
  8. Mudah diperoleh; Informasi yang sulit diperoleh bisa tidak digunakan.

Demikian uraian singkat mengenai pengertian kabar menurut para pakar beserta ciri keterangan yang berkualitas. Sekalipun informasi relatif majemuk, namun informasi yang nir memenuhi ciri tersebut di atas tentu tidak dapat dikatakan menjadi informasi yang berkualitas.

Tidak ada komentar:
Write komentar