Friday, May 1, 2020

PERANG SAUDARA DAN POLA BARU POLITIK AMERIKA

Perang itu jua sebagai dasar penyatuan balik partai Demokrat karena fokus perlawanan pihak Utara berpusat pada partai Demokrat. Dan misalnya yang diduga menurut partai dengan ?Kedaulatan yang terkenal?, beberapa tokoh Demokrat percaya bahwa perang akbar buat mengembalikan Persatuan tidak dibenarkan. Gerombolan ini kemudian dikenal menjadi Demokrat Perdamaian. Elemen mereka yg lebih ekstrim diklaim sebagai ?Copperheads.?

Kontroversi-kontroversi yg terjadi pada tahun 1850-an telah menghancurkan partai Whig, membentuk partai republik & memecahmecah partai Demokrat sepanjang garis regional. Perang Saudara memberitahuakn bahwa partai Whig sudah dilupakan dan para republikan akan menetap. Perang jua meletakkan dasar bagi penyatuan pulang partai Demokrat.

Para republikan bisa dengan mudah menggantikan Whig pada seluruh Utara & Barat karena mereka jauh lebih menurut pada pasukan anti perbudakan atau pasukan pembebasan. Kebanyakan pemimpin mereka mulai sebagai partai Whig dan melanjutkan tujuan Whig pada pembangunan nasional yang dibantu federal. Kebutuhan buat mengatur peperangan nir menghalangi mereka buat memberlakukan tarif protektif (1861) buat menjaga produk-produk buatan Amerika, Undang-undang Perumahan (1862) buat mendukung perumahan pada Barat, Undang-undang morrill (1862) buat memperoleh ijin tanah buat kampus-kampus agrikultural & teknik & serangkaian Undang-undang rel kereta Pasifik (1862-64) buat menanggung jalur rel kereta antar benua. Usaha-bisnis ini membawa dukungan penuh menurut Persatuan berdasarkan kelompok-kelompokyang menduga perbudakan menjadi prioritas kelas dua, & memastikan keberlangsungan partai sebagai manifestasi modern berdasarkan kepercayaan politik yang dimajukan sang Alexander hamilton dan henry Clay.

Source: youtube.Com

Lebih berdasarkan itu, beberapa Demokrat, entah itu dari fraksi ?Perang? Ataupun ?Damai?, percaya bahwa keterlibatan para budak melayakkan peperangan dengan pihak Utara. Perlawanan terhadap emansipasi telah sejak dahulu sebagai kebijakan partai. Pada 1862, misalnya, dalam dasarnya semua tokoh Demokrat pada kongres menolak terhadap penghapusan perbudakan di Distrik Columbia & melarangnya pada dalam daerah itu.

kebanyakan dari penolakan ini datang dari orang-orang miskin yang bekerja, terutama imigran-imigran Irlandia dan jerman katolik, yang takut akan adanya migrasi besar-besaran dari para Afrika-Amerika yang baru dibebaskan ke Utara. mereka juga menyesalkan penetapan peraturan militer (maret 1863) yang mempengaruhi mereka dengan tidak adil. Beberapa demonstrasi meledak di beberapa kota di Utara. Yang terburuk terjadi di New York, 13-16 juli 1863, yang dipicu juga dengan pengeluaran Gubernur Demokrat horatio Seymour dari kemiliteran. Pasukan federal, yang beberapa hari sebelumnya baru bertempur di Gettysburg, dikirimkan untuk mengamankan keadaan.

Para republikan mengutuk perang itu menggunakan sedikit pertimbangan akan kebebasan sipil. Pada September 1862, Lincoln menangguhkan surat perintah habeas corpus (membawa orang yang keliru ke pengadilan) & menerapkan aturan darurat perang pada siapa pun yang terlibat menggunakan perekrutan atau memberi donasi atau proteksi pada para pemberontak. Penangguhan aturan sipil ini, walaupun secara konstitusi dibenarkan saat keadaan krisis, memberi kesempatan bagi para Demokrat buat mengkritik Lincoln. Sekretaris Perang edwin Stanton menerapkan aturan darurat perang secara tegas dan ribuan orang ? Kebanyakan merupakan orang-orang yg bersimpati kepada Selatan atau Demokrat ? Ditahan.

Walaupun Persatuan menang di Vicksburg dan Gettysburg pada tahun 1863, para kandidat ?Perdamaian? Berdasarkan kubu Demokrat terus bermain-main dan mencemooh di sekitar malapetaka yang dialami bangsa Amerika & sensitivitas ras. Dan sesungguhnya, syarat dari pihak Utara adalah sedemikian rupa sehingga Lincoln begitu konfiden ia akan kalah dalam pemilihan pulang presiden dalam November 1864. Didorong hal itu, partai republik mengganti namanya menjadi partai Persatuan dan menentukan seorang Demokrat dari tennessee bernama Andrew johnson buat menjadi calon wakil presiden Lincoln. Kemenangan Sherman pada Selatan memastikan kemenangan pemilu bagi mereka.

Pembunuhan terhadap Lincoln, kebangkitan republikan radikal & blunder-blunder kepemimpinan johnson semua berdampak terhadap pola politik paska-perang pada mana Partai republik menderita pencapaian tujuan yang hiperbola dalam usahanya menaklukan Selatan, ad interim pihak Demokrat, sekalipun dengan kritik tajam terhadap rekonstruksi, mengikat perjanjian dengan lebih banyak didominasi rakyat kulit tanpa cacat Selatan neokonfederasi. Status Ulysses S. Grant sebagai pahlawan perang membawa kemenangan pemilihan presiden sebesar 2 kali bagi partai republik, namun seiring menggunakan kebangkitan kubu Selatan paska rekonstruksi, nyata bahwa negara itu terbagi dua sama bertenaga antara ke 2 partai tadi.

Partai republik mendominasi industri di bagian timur Laut hingga tahun 1930-an & sangat bertenaga di seluruh negeri kecuali di Selatan. Tetapi, daya tarik mereka menjadi partai dengan pemerintahan & pembangunan nasional yang kuat semakin usang semakin dilihat menjadi kesetiaan terhadap bisnis & keuangan besar .

Ketika presiden hayes menghentikan rekonstruksi, ia berharap ada kesempatan buat membentuk partai republik pada Selatan, memakai Whig lama menjadi landasan & daya tarik pembangunan regional menjadi informasi utama. Tetapi, hingga ketika itu, republikan misalnya bagaimana diba-yangkan oleh lebih banyak didominasi orang kulit putih di Selatan, diidentikkan menggunakan supremasi orang Afrika-Amerika yg mereka benci. Sampai tiga perempat abad selanjutnya, partai Demokrat berdiri teguh di Selatan. Dan selama itu, partai Demokrat nasional menghormati dengan sangat hak-hak negara bagian sementara mereka sendiri mengabaikan hak-hak sipil. Grup yg paling menderita sebagai warisan menurut rekonstruksi merupakan kaum Afrika-Amerika.

Sumber: Garis Besar Sejarah Amerika

No comments:
Write comments