Saturday, May 2, 2020

Shinsengumi, polisi khusus pelindung Shogun

Shinsengumi merupakan unit polisi khusus yg beranggotakan para ronin (samurai nir bertuan) yg dipekerjakan oleh Keshogunan Tokugawa buat menangani masalah perlawanan yang dilakukan grup anti keshogunan dalam Kyoto.

Shinsengumi dibentuk tahun 1863, satuan ini bermula menurut sekelompok pasukan elit yg terdiri menurut beberapa ronin yang disebut Roshigumi. Roshigumi dibuat pada Edo (sekarang dikenal sebagai Tokyo) tahun 1863, keanggotaan mereka terdiri menurut 234 orang Ronin, kemudian Roshigumi dipindahkan ke Kyoto buat mengawal shogun yg saat itu sedang berkunjung kesana.

Pemimpin pertama Roshigumi Kiyokawa Hachiro & sebagian akbar anggota Roshigumi wajib balik ke Edo buat menekan gerakan anti shogun di ibukota. 13 ronin anggota Roshigumi yg tersisa dibawah pimpinan Serizawa Kamo jadi cikal bakal pasukan yg disebut Shinsengumi.

Dibawah kepemimpinan Serizawa, Shinsengumi terbagi menjadi 3 faksi yaitu faksi Serizawa Kamo, faksi Kondo Isami & Tonouchi Yoshio & ketiga faksi ini saling nir senang, permusuhan ini berujung ke penghilangan nyawa Serizawa Kamo & terbunuhnya Tonouchi Yoshio sehingga pimpinan Shinsengumi kini berada pada tangan Kondo Isami.

Atas izin menurut klan Aizu yg adalah salah satu klan terkuat yang mendukung shogun Tokugawa, Shinsengumi menjalankan tugasnya menjadi polisi di Kyoto dibawah administrasi Kyoto Shugosoku (pelindung Kyoto) yang dipimpin Matsudaira Katamori. Salah satu momen bersejarah dan terkenal di sejarah Shinsengumi terjadi 8 Juli 1864 ketika 20 orang dari klan Chosu dibantai lantaran diduga akan membakar Kyoto, peristiwa ini lebih dikenal sebagai Peristiwa Ikedaya. Insiden pada Ikedaya membuat Shinsengumi semakin terkenal & menarik perhatian banyak pendekar pedang sebagai akibatnya keanggotaan Shinsengumi makin bertambah.

Ketika perang antara Keshogunan & Kekaisaran (atau lebih dikenal menggunakan Perang Boshin) pecah ditahun 1868, Shinsengumi ikut diterjunkan ke medan perang. Mereka ikut bertempur pada Pertempuran Toba-Fushimi & Pertempuran Koshu-Katsunuma. Namun sayang selesainya kekalahan di Pertempuran Koshu-Katsunuma, Kondo Isami ditangkap oleh pasukan Kekaisaran di Nagareyama & 3 minggu kemudian Kondo dipenggal selesainya dinyatakan bersalah atas tuduhan planning pembunuhan terhadap Sakamoto Ryoma (salah satu tokoh yg ingin menggulingkan pemerintahan shogun).

Setelah kematian Kondo Isami, pimpinan Shinsengumi diserahkan ke Hijikata Toshizo & Shinsengumi terus bertempur melawan pasukan Kekaisaran. Jumlah pasukan Shinsengumi terus berkurang sampai yang tersisa hanya 100 prajurit sampai akhirnya tahun 1869 Hijikata meninggal tertembak oleh pasukan Kekaisaran pada Hokkaido. Kematian Hijikata menandai berakhirnya riwayat Shinsengumi. Beberapa anggota yg tersisa akhirnya menyerah menyusul kekalahan pihak keshogunan Tokugawa di perang Boshin.

Pasukan Shinsengumi sangat terkenal di Jepang sampai diadaptasi ke beberapa game, film, dan anime. Yang Wellesley tau sih Shinsengumi ini terdapat di anime Gintama (yaah meski namanya sedikit diplesetin) trus pedang beberapa anggota Shinsengumi dimanusiakan pada anime Touken Ranbu. Dan pasukan ini pula ada di DLC game Total War Shogun dua: Fall of Samurai.

Struktur jabatan Shinsengumi:

Captain: Kondou Isami

Vice Captain: Hijikata Toshizo

Military/Strategy Advisor: Itou Kashitarou

Captains of the 10 battle/patrol troops:

1st: Okita Souji

2nd: Nagakura Shinpachi

3rd: Saitou Hajime

4th: Matsubara Tadaji

5th: Takeda Kanryuusai

6th: Inoue Genzaburou

7th: Tani Sanjyuurou

8th: Toudou Heisuke

9th: Suzuki Mikisaburou

10th: Harada Sanosuke

asal: OA Historypedia LINE

No comments:
Write comments