Rabu, 13 Mei 2020

Susunan Anggota Planet Tata Surya Secara Berurutan

Susunan Tata Surya - apabila Anda berdiri dalam malam hari ketika udara cerah tanpa awan dan kabut lalu mencoba mengamati jagat raya, akan tampak bola langit yg dihiasi berjuta-juta bahkan miliaran benda langit, baik yang memancarkan sinar (cahaya) juga yg menerima dan memantulkan sinar. Benda-benda langit tadi secara umum dibedakan menjadi 3 grup primer, yaitu sebagai berikut.

  1. Bintang, yaitu benda langit yang mengeluarkan cahayanya sendiri. Benda langit itu berupa bola gas pijar yang memancarkan sinar. Matahari merupakan salah satu bintang. Kumpulan-kumpulan bintang tersebut dapat berupa: (a) bintang tunggal, yaitu bintang yang tampak menyendiri; (b) bintang kembar (biner), yaitu dua bintang yang tampak terletak saling berdekatan; (c) rasi, yaitu kumpulan beberapa bintang yang terlihat membentuk gambar-gambar tertentu, seperti Aries, Gemini, Leo, Ursa Mayor, Bintang layang-layang (Crux); (d) galaksi, yaitu kumpulan miliaran bintang seperti Bimasakti dan Andromeda. Di dalam jagat raya terdapat ribuan galaksi yang tersebar.
  2. Tata Surya , yaitu susunan benda langit sebagai satuan keluarga Matahari. Matahari dikelilingi oleh benda-benda angkasa yang mempunyai lintasan tetap. Benda angkasa dengan lintasan tetap itu disebut planet . Susunan tata surya terdiri atas Matahari dengan 8 planet yang mengelilinginya.
  3. Nebula, yaitu benda langit sejenis gumpalan awan di jagat raya.

Baca Pula: Teori Terbentuknya Tata Surya

Anggota Tata Surya

Hakekatnya, susunan tata surya terdiri atas Matahari, planet dan satelit-satelitnya. Selain itu, masih ada asteroid, meteor, dan komet. Menurut seorang pakar Astronomi bernama Nicolaus Copernicus, Matahari adalah pusat tata matahari, sedangkan benda-benda langit lainnya dalam keluarga tata mentari beredar mengelilingi Matahari, menggunakan garis edar (orbit) berbentuk ellips. Hipotesis Copernicus ini dikenal dengan Faham Heliosentris .

A. Matahari

Matahari merupakan sebuah bintang yg berada di antara sekitar 100.000.000.000 bintang lain pada galaksi Bima Sakti. Massa Matahari adalah bola gas pijar, terdiri atas Hidrogen (H) (sekitar 80%), Helium (He) (19%), & sisanya adalah adonan unsur-unsur Oksigen (O2), Magnesium (Mg), Nitrogen (N), Silikon (Si), Karbon (C), Belerang (S), Besi (Fe), Natrium (Na), Kalsium (Ca), Nikel (Ni), dan beberapa unsur mikro lainnya yang persentasenya mini .

Suhu di permukaan Matahari diperkirakan kurang lebih 5.000?C? 6.000?C, sedangkan pada bagian intinya mencapai 14.000.000?C. Suhu Matahari yang sangat tinggi ini dari berdasarkan reaksi nuklir maha dahsyat yang membarui inti Hidrogen sebagai Helium. Suhu pada permukaan Matahari ini cukup untuk memanasi dan mem berikan kehidupan makhluk di Bumi yang jaraknya sekitar 150 juta kilometer. Menurut pengamatan para pakar astronomi, diameter (garis tengah) Matahari diperkirakan sekitar 1.400.000 km atau lebih menurut 100 kali berukuran bola Bumi.

Matahari tersusun atas beberapa bagian, yaitu menjadi berikut.

  1. Inti; memiliki tekanan 200 miliar kali tekanan permukaan bumi membuat ion hidrogen berfungsi menjadi helium.
  2. Zona radiasi; merupakan zona pantulan energi yang berasal dari inti sebelum muncul ke permukaan.
  3. Zona konveksi; energi dari zona radiasi memasuki lapisan gas yang lebih dingin di zona konveksi. Gas yang panas naik ke permukaan, kemudian menurun dan jatuh kembali menjadi arus konveksi yang bergolak.
  4. Fotosfer; sebagian sinar Matahari yang terlihat berasal dari fotosfer yang tebalnya sekitar 300–400 km.
  5. Kromosfer; lapisan bawah atmosfer berisi gas menyala seperti kawah pijar.
  6. Prominensa; letusan besar dari korona (lidah api) yang meluas ke luar puluhan ribu kilometer, mempunyai hubungan yang sama dengan gangguan pada magnetik Matahari.
B. Planet dan Satelit Alam

Anggota rapikan mentari pada sistem rapikan surya (solar system) dalam awalnya masih ada sembilan planet. Namun, semenjak diselenggarakannya pertemuan International Astronomical Union (IAU) ke-26 pada Praha, Republik Ceko, pada 24 Agustus 2006 disepakati bahwa masih ada delapan planet pada sistem rapikan matahari. Delapan planet tadi tersebar mengelilingi Matahari dengan periode revolusi yg tidak sinkron. Kedelapan planet yang dikenal menurut urutan tata matahari berturut-turut yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Pluto yg sebelumnya masuk ke pada kumpulan planet pada rapikan mentari hanya disetarakan dengan objek-objek mini rapikan surya dengan garis orbit yang sudah niscaya. Pusat Planet Minor (MPC) telah mendaftarkan bekas planet kesembilan itu menjadi asteroid ke-134340.

Secara umum, susunan planet-planet pada tata matahari bisa dikelompokkan sebagai dua, yaitu:

  1. planet dalam ( inferior ), yang lintasannya berada di antara lintasan Bumi dengan Matahari meliputi planet Merkurius dan Venus;
  2. planet luar ( superior), planet yang lintasannya berada di luar lintasan Bumi meliputi planet Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Adapun yang menjadi pembatas antara keduanya adalah garis edar planet Bumi.

1. Merkurius

Urutan rapikan matahari yg pertama merupakan Merkurius yang merupakan planet terdekat ke Matahari, homogen-rata jaraknya yaitu sekitar 58.000.000 kilometer. Dilihat menurut ukurannya, Merkurius adalah planet terkecil. Diameternya diperkirakan lebih kurang 4.862 kilometer. Periode rotasi Merkurius menghabiskan waktu 59 hari, sedangkan waktu yang dibutuhkan buat satu kali revolusi mengelilingi Matahari adalah 88 hari. Atmosfer planet ini sangat tipis, tersusun berdasarkan gas Helium.

Dua. Venus

Planet kedua dengan jarak terdekat ke Matahari merupakan Venus, dengan homogen-rata jarak ke Matahari sekitar 108.000.000 kilometer. Dilihat berdasarkan diameternya, berukuran Venus hampir sama dengan Bumi yaitu lebih kurang 12.190 kilometer. Waktu yg diperlukan untuk satu kali rotasi adalah 243 hari, sedangkan periode revolusi Venus mengedari Matahari lebih singkat, yaitu 225 hari.

Hal yang cukup menarik berdasarkan Venus merupakan arah gerak rotasinya yang antagonis dengan planet-planet lain. Sebagaimana kita ketahui bahwa hampir semua planet dalam rapikan matahari berotasi berlawanan dengan arah jarum jam, tetapi Venus & Uranus berotasi searah jarum jam.

Suhu bagian atas Venus sangat tinggi, yaitu mencapai 480?C menggunakan tekanan udara 100 kali lebih tinggi dibandingkan menggunakan tekanan pada bagian atas Bumi. Suhu yg tinggi ini diakibatkan sang atmosfer Venus yg terdiri atas gas co2 (CO2). Zat tersebut berperan menjadi gas tempat tinggal kaca yg berfungsi menahan energi panas yg dipancarkan Matahari.

Tiga. Bumi

Bumi menggunakan homogen-rata panjang diameter 12.725 kilometer adalah satu-satunya planet pada rapikan mentari yang ditempati oleh manusia & makhluk hidup lainnya. Hal ini sangat berkaitan menggunakan persyaratan hidup bagi organisme, seperti ketersediaan air, oksigen, & sumber bahan makanan.

Jarak homogen-rata berdasarkan Bumi ke Matahari sekitar 149.600.000 kilometer. Periode rotasi Bumi merupakan 23 jam 56 mnt (satu hari), sedangkan periode revolusi Bumi mengelilingi Matahari memakan waktu 365? Hari (satu tahun).

Atmosfer Bumi tersusun oleh dua gas primer, yaitu Nitrogen & Oksigen, di samping gas-gas lain dalam jumlah yg nisbi kecil. Bumi mempunyai satu satelit alam, yaitu Bulan .

4. Mars

Mars dikenal menggunakan sebutan planet merah. Wilayahnya terdiri atas perbukitan, gunung, lembah, dan kaldera yg gersang. Rata-rata jeda menurut Mars ke Matahari adalah kurang lebih 228.000.000 kilometer. Periode rotasi planet merah ini hampir sama dengan Bumi yaitu 24,6 jam, sedangkan periode revolusi memakan waktu sekitar 1,9 tahun. Atmosfer Mars tersusun sang gas co2 (CO2). Planet ini mempunyai 2 satelit alam, yaitu Deimos dan Fobos .

5. Yupiter

Planet terbesar dalam sistem tata mentari kita merupakan Yupiter, menggunakan panjang diameter 142.860 kilometer. Rata-rata jarak Jupiter ke Matahari merupakan 779.000.000 kilometer. Sebagian akbar massa planet super besar ini terdiri atas gas Hidrogen , Helium, Metan (CH4), & Amoniak (NH3). Hal ini menyebabkan kepadatan Yupiter sangat rendah, yaitu hanya sekitar ? Kali kepadatan Bumi.

Periode rotasi Yupiter memerlukan ketika paling singkat dibandingkan menggunakan planet-planet lain, yaitu sekitar 9,8 jam. Adapun saat revolusinya memakan waktu sekitar 11,9 tahun.Hal yang cukup menarik berdasarkan keberadaan planet Yupiter adalah adanya bercak merah di sekitar ekuator planet ini, yg menurut perhitungan para ahli astronomi memiliki ukuran sekitar 50.000 kilometer. Lokasi bercak ini senantiasa berubah-ubah. Berdasarkan output pengamatan, ternyata bercak tersebut merupakan badai topan yang sangat hebat pada atas atmosfer Yupiter menggunakan kecepatan putaran sangat tinggi. Yupiter memiliki 16 satelit. Beberapa di antaranya merupakan Io , Europa, dan Callisto.

6. Saturnus

Planet ke 2 terbesar sehabis Yupiter adalah Saturnus, menggunakan diameter lebih kurang 120.000 kilometer. Rata-homogen jarak antara Saturnus ke Matahari adalah 1.428.000.000 kilometer. Saturnus merupakanplanet terindah menggunakan ribuan cincin mengelilingi tubuhnya. Waktu yg diharapkan Saturnus pada melakukan satu kali rotasi adalah kurang lebih 10,6 jam, sedang kan periode revolusinya memakan waktu sekitar 29,lima tahun.

Seperti halnya Yupiter, atmosfer Saturnus tersusun sang gas utama Metan dan Amoniak . Planet ini mempunyai 18 satelit alam, beberapa di antaranya yaitu Titan, Hyperion, Phoebe, Mimas, Tethys, Calypso, Enceladus , dan Iapetus.

7. Uranus

Planet Uranus adalah satu di antara planet pada famili Matahari yg mempunyai keunikan tersendiri. Planet tersebut memiliki cincin tipis menggunakan lebar lebih kurang 1 meter, bidang ekuatornya hampir tegak lurus terhadap garis edar planet mengelilingi Matahari ( ekliptika). Hal ini mengakibatkan arah rotasinya sangat tidak sinkron menggunakan planet-planet lain, yaitu searah jarum jam. Sebagaimana kita ketahui bahwa seluruh planet berotasi menurut barat ke timur, kecuali Venus (menurut timur ke barat).

Rata-homogen jeda antara planet Uranus ke Matahari adalah dua.875.000.000 kilometer. Periode saat yg diperlukan buat satu kali rotasi adalah 24 jam, sedangkan periode revolusi Uranus mengedari Matahari memerlukan ketika sekitar 84 tahun. Atmosfer Uranus tersusun atas 2 gas primer, yaitu Hidrogen dan Metan. Planet ini mempunyai 5 satelit alam, yaitu Ariel, Umbriel , Titania, Oberon, & Miranda.

8. Neptunus

Neptunus adalah planet ke 2 terjauh dari Matahari. Rata-rata jaraknya dari Matahari merupakan lebih kurang 4.500.000.000 kilometer. Jarak yang sangat jauh ini mengakibatkan periode revolusi Neptunus memakan ketika yg sangat lama , yaitu kurang lebih 165 tahun. Adapun waktu yg diperlukan pada satu kali rotasi adalah 22 jam.

Diameter planet Neptunus relatif panjang yaitu kurang lebih 48.600 kilometer. Massa Neptunus diselubungi sang atmosfer yg tersusun atas gas Amoniak & Metan. Planet ini memiliki dua satelit alam, yaitu Triton & Nereid. Pada awalnya planet Pluto termasuk dalam sistem tata surya, sebagai planet terkecil menggunakan posisi dan jeda terjauh menurut Matahari. Pada 24 Agustus 2006, berdasark an konvensi 424 para ahli astronomi yang menyelenggarakan rendezvous International Astronomical Union (IAU) bertempat pada Praha, Republik Ceko,

Pluto dikeluarkan dari sistem tata matahari. Berdasarkan konvensi tersebut Pluto yg dalam awalnya adalah planet terkecil & terjauh pada sistem rapikan surya dipercaya menjadi planet kerdil (dwarf planet).

Suatu benda langit disebut planet jika benda langit tersebut memiliki proporsi berukuran yang besar dan menempati garis orbit yangtetap pada mengitari Matahari dalam suatu sistem rapikan surya & nir mempunyai garis orbit yang sama dengan planet lain. Berdasarkan penelitian para pakar astronomi garis orbit Pluto tumpang tindih dengan garis orbit Neptunus sebagai akibatnya Pluto terdiskualifikasi menurut sistem tata mentari dan tidak termasuk pada urutan susunan tata surya.

C. Komet

Komet lebih dikenal menggunakan istilah bintang berekor yg senantiasa tiba mengunjungi Matahari & keluarganya secara periodik. Sebagian besar tubuh komet dibentuk oleh aneka macam gas, termasuk Sianogen (CN), Karbon (C), Karbon monoksida (CO), Nitrogen (N2), Hidroksil (OH), & Nitrogen Hidrid (NH). Berdasarkan sifat fisiknya, tubuh komet terdiri atas 2 bagian, yaitu inti & ekor.

Komet mengedari Matahari dengan bidang orbit yang bhineka. Ada yg berbentuk elips sangat pipih, parabola, bahkan berlebihan. Pada waktu komet sangat dekat menggunakan Matahari sebagian partikel-partikel tubuhnya mencair karena panas Matahari dan menciptakan ekor yg semakin dekat Matahari, ekor komet tadi semakin panjang. Adapun dalam waktu jaraknya jauh dari Matahari hampir semua bagian tubuhnya membeku sebagai akibatnya tidak terdapat lagi ekor.

Beberapa model komet yg pernah ditinjau oleh manusia antara lain menjadi berikut:

  1. Komet Halley; kali pertama ditemukan oleh Edmund Halley (1656–1742). Komet Halley adalah komet yang terpanjang lintasannya dan muncul setiap 76 tahun sekali.
  2. Komet Encke; ditemukan oleh Johann Franz Encke (1791–1865). Komet ini muncul setiap 3,3 tahun sekali.
  3. Komet Biella; Komet ini muncul setiap 6,5 tahun satu kali. Biella pernah terlihat pada tahun 1832 dan 1986.
D. Meteor

Benda langit anggota rapikan mentari lainnya merupakan Meteor, yaitu benda langit pada angkasa baik terdiri atas senyawa logam juga batuan. Jika meteor masuk ke dalam atmosfer Bumi, akan terjadi tabrakan yg sangat bertenaga antara massa meteor dan partikel-partikel atmosfer. Gaya gesek ini mengakibatkan meteor terbakar sehingga terlihat menurut Bumi sebagai bintang yg jatuh dari angkasa.

Apabila meteor hingga ke permukaan Bumi, dinamakan meteorit. Benturan atau tumbukan yg sangat kuat antara meteorit yg jatuh menggunakan bagian atas bumi, bisa menyebabkan terjadinya cekungan muka Bumi menyerupai kawah. Seperti pernah terjadi pada daerah Winslow Arizona, Amerika Serikat, yang dikenal menggunakan Barringer Crater .

E. Asteroid

Asteroid adalah benda-benda langit kecil homogen planet yg beredar di antara orbit planet Mars dan Yupiter, yaitu kira-kira 500 juta kilometer dari Matahari berdasarkan Bumi. Asteroid tampak bersinar lantaran benda ini sama misalnya planet, mendapat & memantulkan cahaya Matahari. Beberapa model asteroid adalah Trojan, Apollo, & Cerres .

Demikian uraian susunan tata mentari dan urutan anggota rapikan mentari . Matahari adalah pusat tata mentari ad interim urutan rapikan mentari yakni: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, & Neptunus.

Tidak ada komentar:
Write komentar