Jumat, 26 Juni 2020

Hukum Mencukur Alis, Bolehkah?

Hukum Mencukur Alis, boleh atau bagaimana?. Adalah wajar perempuan ingin lebih cantik. Banyak wanita menginginkan alis yang tebal. Ada yang rela mencukur alisnya yang tipis dan mentato atau menebalkannya dengan pensil alis supaya kelihatan tebal. Mencukur alis barangkali sudah menjadi salah satu standar kecantikan perempuan saat ini.

Islam nir melarang tampil latif dan manis. Namun, caranya wajib jua sesuai menggunakan aturan Allah SWT yang dibawa sang Rasulullah SAW. Mengapa? Supaya cantiknya tadi merupakan ibadah.

Mencukur alis bukanlah hal baru. Pada jaman jahiliyah, teknik buat mempercantik diri ini telah dilakukan. Imam Thabari meriwayatkan menurut isterinya Abu Ishak, bahwa satu waktu dia pernah ke tempat tinggal Aisyah (isteri Nabi), sedang isteri Abu Ishak saat itu masih gadis yang anggun jelita. Kemudian dia bertanya kepada

Aisyah: 'Bagaimana hukumnya perempuan yang menghias mukanya buat kepentingan suaminya?'Maka jawab Aisyah: 'Hilangkanlah kejelekan-kejelekan yg ada dalam kamu itu sedapat mungkin'.

Hukum Mencukur Alis, Bolehkah?

Riwayat ini dijelaskan oleh Imam Nawawi. Beliau mengatakan bahwa jawaban Aisyah pada isterinya Abu Ishak itu berarti perempuan boleh berdandan buat sang suami, boleh merawat muka buat menghilangkan kejelekan seperti jerawat, bintik-bintik, flek hitam, dll. Tetapi, beliau menegaskan bahwa hal ini nir berarti boleh mencabut atau mencukur/menipiskan alis mata.

Abdullah bin Mas'ud ra. Meriwayatkan dari sabda Rasulullah saw: "Allah melaknat perempuan yg membuat tato (dalam kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatkan tato, yang mencukur alisnya (an-namisah), & perempuan yg meminta direnggangkan giginya untuk mempercantik diri, yg mereka semua membarui ciptaan Allah." (Muttafaqun'Alahi).

Apa itu an-namisah? Ibnu Athir berpendapat bahwa an-namisah merupakan orang yg mencabut bulu-bulu yg terdapat dalam daerah muka dengan nir menggunakan alat pencabut. Ibnu Hajar berkata bahwa an-namisah itu orang yang mencabut bulu-bulu di paras dengan alat pencabut bulu. Sementara Abu Daud, menyampaikan bahwa an-namisah adalah orang yang mencabut bulu pada muka atau mencukurnya hingga kelihatan halus. Berdasarkan hal ini, an-namisah itu meliputi baik mencabut bulu alis ataupun menipiskannya, baik memakai alat ataukah tidak.

Dalam hadits tadi dipakai kata 'Allah melaknat?. Adanya istilah laknat menerangkan keharaman perbuatan tersebut. Disamping hal itu dipahami sang dominan ahli fikih menjadi merubah ciptaan Allah seperti dianggap pada hadits tersebut. Hal ini berdasarkan dalam ayat: " ... Dan akan aku suruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merobahnyadanquot;. Barangsiapa yang membuahkan syaitan sebagai pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata" (QS. An-Nisa: 119).

Ibnu Mas'ud mengungkapkan bahwa merubah ciptaan Allah masuk didalamnya mencukur atau menipiskan alis. Dengan menyandarkan dalam 'merubah kreasi Allah', Ada sebagian ulama yang mengatakan apabila alis terlalu tebal dan panjang sehingga nir teratur, apalagi mengganggu dibolehkan buat merapikan sekadarnya.

Harus diperhatikan bahwa tato itu dilarang oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Abdullah bin Umar ra. Menyampaikan: "Rasulullah SAW melaknat perempuan yg menyambung rambutnya & wanita yg meminta disambungkan rambutnya, perempuan yg mentato (kulitnya) dan perempuan yang meminta dibuatkan tato." (HR. Nasa'i). Begitu juga, Abu Al-Hushain Al-Haitsam, dia menuturkan, aku pernah mendengar Abu Raihanah mengungkapkan, "Rasulullah SAW melarang sepuluh hal: mengasah gigi, membuat tato, mencabut alis... Sampai pada sabdanya, berkumpulnya dua orang perempuan pada satu kain tanpa hijab. " (HR. Abu Dawud).

Berdasarkan hal tersebut hukum mencukur alis atau menipiskan alis, apalagi diganti dengan tato hukumnya haram. Jadi, silahkan cantik, tetapi dengan cara yang diridloi oleh Allah. Untuk apa dipuji orang karena keindahan alis, sementara hal tersebut menjadikan Allah murka pada kita. Na'udzubillah min dzalik. Jangan ragu untuk menolak saat nanti perias mau mencukur alis anda. Wallahu’alam.

Tidak ada komentar:
Write komentar