Monday, June 15, 2020

Kekaisaran Inggris, terbesar di zaman modern

Inggris relatif stabil setelah masa restorasi. Untuk urusan mencari jalur perdagangan baru melalui laut, Inggris terhitung ketinggalan dibandingkan Portugis dan Spanyol. Namun, Inggris sangat cerdik. Mereka tidak ikut berlomba menjadi yang pertama menemukan, dan lebih memilih untuk menjadi yang pertama memiliki perusahaan dagang di dunia baru. EIC (East Indian Company ) atau Perusahaan Dagang Hindia Timur milik Inggris menguasai jalur perdagangan di India hingga Karibia. Kenyataan itu begitu memukul Spanyol, Portugis, maupun Belanda yang sebetulnya menjadi penemu jalur- jalur pelayaran tersebut.

Armada laut Inggris pula terbukti sangat kuat. Pesaing-pesaing misalnya Prancis, Belgia, juga Spanyol nir mampu menandingi Inggris ketika berebut daerah koloni. Daerah koloni merupakan wilayah pada dunia baru yang akan diubah sebagai huma pertanian bagi negara yang merasa ?Menemukannya pertama kali?. Koloni itulah yg sebagai cikal bakal penjajahan dalam poly negara. Untuk urusan menjajah, Inggris lebih lihai menurut negara Eropa lainnya.

Inggris jarang menggunakan kekerasan, & lebih sering memanfaatkan konfrontasi antar pihak yang sedang dijajah. Sistem pengelolaan daerah koloni Inggris pula lebih maju dan efisien. Tak heran bila pada tahun 1920, puncak masa jaya kerajaan Inggris raya, mereka sanggup menguasai 1/4 bagian global dan memerintah 1/4 penduduk global. Bahkan sampai terdapat pepatah yang berkata bahwa mentari tidak pernah terbenam di daerah kerajaan Inggris. Alasannya? Wilayah Inggris yg begitu luas apabila dilihat di peta, mampu mengelilingi bumi, sebagai akibatnya pada koloni Inggris mana pun niscaya akan terjadi siang hari.

Kekuasaan yang sedemikian akbar berakibat Inggris kerajaan yg paling berpengaruh pada muka bumi dalam zaman terkini. Bahasa Inggris sebagai bahasa utama pergaulan global sampai ketika ini. Negara Amerika Serikat yang kini sangat bertenaga saja dulunya adalah pecahan berdasarkan koloni Inggris. Pada pertengahan abad 20, Inggris semakin kehilangan banyak daerah koloninya. Sebagian akbar meminta hak buat merdeka. Walaupun begitu, Inggris permanen berpengaruh karena kerajaan ini mempunyai sistem persemakmuran. Koloni bekas jajahan Inggris otomatis bergabung dengan persemakmuran & mengakui ratu Inggris menjadi pemimpin mereka. Jika disamakan, maka Inggris Raya adalah Romawi Kuno di zaman terkini!

Bourbon

No comments:
Write comments