Jumat, 05 Juni 2020

Makna Logo iB Untuk Perbankan Syariah

Apa makna logo iB untuk Perbankan Syariah ? Kita tentu sudah sangat sering melihat logo khusus perbankan syariah yang nampak dengan tulisan iB (Islamic Banking). Masyarakat saat ini dapat menemukan layanan iB antara lain : Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah BRI, Bank Syariah Bukopin, Bank syariah Mandiri, BII Syariah, BNI Syariah, Bank Bukopin Syariah, Bank Danamon Syariah, Bank DKI Syariah, Bank Ekspor Indonesia Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Niaga Syariah, Bank Permata Syariah, BRI Syariah, BTN Syariah, BTPN Syariah, HSBC Syariah, BPD Syariah, BPR Syariah, BPD Syariah.

Penggunaan logo bagi perusahaan selain menjadi lambang pula berfungsi sebagai bukti diri yg mewakili karakter berdasarkan suatu perusahaan. IB sebagai induk & regulator berdasarkan bank-bank syariah pada Indonesia wajib sanggup lebih berperan. Tanggal 2 Juli 2007 yang bertepatan dengan HUT Bank Indonesia yg ke-54, logo iB diresmikan oleh Gubernur Bank Indonesia.

Makna Logo iB Untuk Perbankan Syariah Dengan peresmian logo iB ini diperlukan mampu sebagai logo yg mewakili identitas industri perbankan syariah pada Indonesia, memudahkan masyarakat untuk mengenali Layanan Syariah pada semua Indonesia dan memberi keyakinan & rasa nyaman bagi warga , yaitu menggunakan adanya logo berarti produk & layanan bank sudah sesuai menggunakan prinsip-prinsip syariah (adil, seimbang, menjaga kebaikan sosial, & beretika). Harapan terakhir merupakan logo ini bisa memberi nilai tambah bagi bank. Dengan memasang logo, berarti sudah menjadi bagian dari sistem perbankan syariah Indonesia yang kokoh, teratur, terpadu dan terus berkembang.

Penjelasan detail menurut Logo iB menjadi berikut:

Ornamen Grafis

  • Bentuk berdasarkan kristalisasi nilai-nilai ekuilibrium, keteraturan, presisi matematis & perubahan yg terus-menerus menuju keparipurnaan.
Warna

  • Biru mewakili profesionalitas dan integritas. Merah mewakili kedinamisan.
  • Jingga mewakili kehangatan yang mencerminkan pribadi yang ramah dan rendah hati.
  • Hijau mewakili suatu hasrat yang terns tumbuh dan berkembang.
  • Putih mewakili sistem perbankan yang bersih dan transparan selaras dengan prinsip syariah.
iB (baca ai-Bi) singkatan dari Islamic Banking dipopulerkan sebagai penanda identitas bersama industri perbankan syariah di Indonesia. Penggunaan logo bersama ini bertujuan agar masyarakat mudah dan cepat mengenali tersedianya layanan jasa perbankan syariah di seluruh Indonesia, sebagaimana masyarakat modern yang sudah sangat akrab dengan terminologi-terminologi iphone, ipod, ibank. Layanan jasa perbankan syariah semakin mudah diperoleh masyarakat, dengan menge­nali logo iB yang dipasang di bank-bank syariah ataupun bank-bank konvensional terkemuka yang menyediakan layanan syariah.

Logo iB adalah penanda identitas industri perbankan syariah di Indonesia, yang adalah kristalisasi menurut nilai-nilai utama sistem perbankan syariah terbaru, transparan, berkeadilan, seimbang dan beretika & selalu mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kemitraan. Dengan demikian logo iB buat perbankan syariah itu bukan merujuk kepada nama bank eksklusif. IB merefleksikan kebersamaan semua bank-bank syariah pada Indonesia buat melayani seluruh warga Indonesia tanpa terkecuali, yang sampai saat ini terdiri menurut lima Bank Umum Syariah (BUS), 26 Unit Usaha Syariah (UUS), 132 Bank Perkreditan rakyat Syariah (BPRS) dan 1.492 kantor cabang bank konvensional yang menyediakan layanan syariah (office channeling) yang siap melayani seluruh lapisan warga pada semua Indonesia.

Demikian makna logo iB untuk perbankan syariah yg admin posting pulang dengan mengacu dalam informasi di website resmi bank Indonesia (www.Bi.Go.Id).

Tidak ada komentar:
Write komentar