Senin, 08 Juni 2020

Membaca Pikiran Orang dari Cara Berjalan

Gerald I. Nierenberg dan Henry H. Calero mengemukakan bahwa kita dapat mengetahui cara membaca pikiran orang lain dari cara ia berjalan. Semua orang memiliki cara berjalan sendiri yang membuatnya mudah dikenali oleh rekan-rekannya.

Beberapa karakteristik semacam ini ditimbulkan sang struktur tubuh, tetapi cara melangkah, panjang langkah, dan perilaku tubuh tampaknya berubah-ubah seiring menggunakan emosi. Bila seorang anak sedang bahagia, beliau bergerak lebih cepat dan kakinya terasa sangat ringan. Jika nir, bahunya terkulai, & dia berjalan seolah?Olah sol sepatunya terbuat berdasarkan timah atau bahan yg berat. Cara jalan seseorang anak muda digambarkan menggunakan baik sang Shakespeare dalam Troilus and Cressida: "Seorang pemain yang sombong, kesombongannya terlihat menurut cara jalannya."

Pada umumnya, orang dewasa yang berjalan cepat dan mengayunkan tangannya dengan bebas cenderung merupakan orang yang berorientasi dalam tujuan dan dengan sigap akan mengejar cita-citanya, sedangkan orang yg kebiasaannya berjalan dengan kedua tangannya pada dalam saku, bahkan saat cuaca panas sekalipun, cenderung merupakan orang yg kritis & suka kerahasiaan. Orang semacam ini umumnya berperan dengan baik sebagai devil's advocate karena dia suka menjatuhkan orang lain.

Berikut ini ada 4 model berjalan yang dijelaskan dalam buku How To Read a Person Like a Book. Sehingga kita dapat mengetahui bagaimana cara membaca pikiran orang lain lewat cara berjalannya.

Saat orang merasa kesal mereka akan meremas tangan di dalam saku, terkadang menatap ke atas atau melihat ke arah yg mereka tuju. Merupakan hal yg biasa bila Anda melihat seorang pada keadaan ini berjalan pada pinggir jalan menggunakan mata yg menatap apa saja yang terbentang di depannya (lihat gambar 1). Ada kisah mengenai seorang rahib yang melihat seseorang pada suatu pagi & merasa iba pada orang itu, kemudian beliau menaruh dua dolar pada orang tersebut dengan mengungkapkan "Jangan pernah putus harapan." Pagi berikutnya pendeta tersebut pulang bertemu orang yang sama, kali ini beliau menghampiri & menaruh empat puluh dolar sembari mengungkapkan "Jangan pernah putus asa buat menang & bayar dua puluh banding satu."

Orang yg berjalan dengan tangan di Pinggang (lihat gambar 2) lebih menyerupai pelari cepat dibanding pelari jarak jauh. Dia akan menempuh jeda terpendek dalam saat secepat mungkin untuk meraih tujuannya. Ledakan energinya yg datang?-tiba tak jarang kali diikuti menggunakan kelesuan ketika orang tadi merencanakan langkah selanjutnya yang lebih memilih. Mungkin tipe pejalan kaki misalnya ini yang paling terkenal merupakan Sir Winston Churchill. Cara berdirinya menunjukkan ciri yang sama menggunakan dirinya, sebagaimana indikasi "V buat Victory."

Orang yg menghadapi sebuah perkara akan acapkali merogoh sikap memusatkan pikiran yg diisyaratkan pada cara berjalannya, misalnya: ketua tertunduk, tangan terlipat di belakang (lihat gambar 3). Langkah mereka sangat lambat dan mereka bisa berhenti sejenak untuk menendang kerikil atau bahkan membungkuk buat membalik secarik kertas & tewas?Kannya di tanah. Mereka seperti bicara dalam dirinya sendiri, "Ayo melihat kasus ini menurut segala sisi."

Puas terhadap diri sendiri, termasuk tipe orang yang agak jemawa dan cara berjalannya misalnya Benito Mussolini yang begitu populer (lihat gambar 4). Cara berjalannya: dagu naik, lengan terayun, kaki relatif kaku, langkahnya begitu tenang & berhati?-hati, seolah-olah telah direncanakan buat mempengaruhi.

"Menentukan langkahdanquot; merupakan sebuah aktivitas bagi para pemimpin yang mengharapkan para bawahannya tetap berada tepat di belakang mereka dan menciptakan gugusan seperti anak bebek yang mengekor induknya. Ini adalah pertanda kesetiaan dan ketaatan para pengikutnya. Dalam setiap lingkungan, pemimpin selalu memutuskan langkah. Pengamatan sederhana mengenai hal ini sudah menyediakan beribu salinan bagi para kriminolog tentang kepemimpinan Soviet & bagi FBI berupa keterangan yang bernilai tentang posisi seseorang pada dalam kelompok Mafia. Aktivitas tetapkan langkah juga dapat menolong jika Anda menentukan buat herbi pemimpin menurut setiap organisasi.

Demikian cara membaca pikiran orang dari cara berjalan . Artikel ini adalah hasil terjemahan dari Buku How To Read a Person Like a Book yang ditulis oleh Gerald I. Nierenberg dan Henry H. Calero dan diterbitkan oleh Simon & Schuster Inc., New York

Tidak ada komentar:
Write komentar