Rabu, 17 Juni 2020

Sejarah Berdirinya BRI Syariah

Sejarah berdirinya BRI Syariah berikut ini kami sajikan dengan mengacu pada situs resminya sehingga dapat menghindari penyimpangan informasi tentang Bank ini. Tentunya, hal ini untuk lebih mensosialisasikan keberadaan BRI Syariah sebagai salah satu bank syariah di tengah-tengah masyarakat Indonesia sehingga dapat diketahui dan dipahami kronologi historisnya.

Berdirinya BRI Syariah berawal dari akuisisi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., terhadap Bank Jasa Arta pada lepas 19 Desember tahun 2007 dan setelah

Sejarah Berdirinya BRI Syariah mendapatkan biar dari Bank Indonesia (BI) dalam lepas 16 Oktober tahun 2008 melalui surat Nomor :10/67/KEP.GBI/DpG/2008, & lalu dalam tanggal 17 November tahun 2008, PT. Bank BRI Syariah resmi beroperasi. Selanjutnya merubah aktivitas usahanya yg semula beroperasi secara konvensional, lalu diubah menjadi aktivitas perbankan dari prinsip-prinsip syariah.

Sudah lebih berdasarkan dua tahun, BRI Syariah hadir menjadi sebuah bank ritel modern terkemuka dengan layanan fi?Nansial menurut kebutuhan nasabah menggunakan jangkauan termudah buat kehidupan yang lebih bermakna. BRI Syariah melayani nasabah menggunakan pelayanan prima (service excellence) & memberikan beraneka produk yang sesuai dengan asa nasabah menggunakan prinsip syariah tentunya.

Hadirnya BRI Syariah pada tengah-tengah industri perbankan nasional dipertegas sang makna pendar cahaya yang mengikuti logo perusahaan. Logo tadi mendeskripsikan asa dan tuntutan masyarakat terhadap sebuah bank terbaru sekelas PT. Bank BRI Syariah yg mampu melayani warga dalam kehidupan modern. Adanya kombinasi warna yg digunakan adalah turunan menurut rona biru & putih menjadi benang merah menggunakan brand PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.,

Aktivitas BRI Syariah semakin kokoh selesainya dalam tanggal 19 Desember tahun 2008 ditandatanganinya akta pemisahan Unit Usaha Syariah PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., buat melebur ke dalam PT. Bank BRI Syariah (spin off process) yang berlaku efektif dalam lepas 1 Januari tahun 2009. Penandatanganan tadi dilakukan oleh Bapak Sofyan Basir menjadi Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., dan Bapak Ventje Rahardjo sebagai Direktur Utama PT. Bank BRI Syariah.

Sampai waktu ini, BRI Syariah sudah sebagai bank syariah yang ketiga terbesar menurut jumlah asetnya. BRI Syariah tumbuh sangat pesat baik menurut sisi aset, jumlah pembiayaan maupun perolehan dana pihak ketiga. Dengan berfokus pada segmen menengah bawah, Bank BRI Syariah menargetkan sebagai bank ritel terbaru terkemuka menggunakan banyak sekali ragam produk & layanan perbankan.

Berdasarkan klasifikasi visinya, saat ini PT. Bank BRI Syariah bersinergi dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., yang memanfaatkan jaringan kerja PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., menjadi Kantor Layanan Syariah pada mengembangkan usaha yg serius pada penghimpunan dana dari masyarakat dan aktivitas lainnya dari prinsip-prinsip syariah.

Demikian, sejarah berdirinya BRI Syariah di Indonesia secara ringkas. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi situs resminya di brisyariah.co.id. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Write komentar