Sunday, June 14, 2020

Suroso R.P: Radennya Rakyat Kecil

Raden Panji Soeroso lahir dalam 3 November 1893. Bocah asal Sidoarjo, Jawa Timur tadi sudah giat berorganisasi saat masih sekolah. Mula-mula beliau menjadi anggota Budi Utomo, kemudian bergabung menggunakan Serikat Islam malah berhasil menduduki posisi ketua SI cabang Probolinggo. Ia pernah mendirikan toko serba murah buat membantu rakyat mini memenuhi kebutuhan sehari-hari. Soeroso bekerja menjadi pegawai pemerintah selama dua tahun setelah menamatkan Kweekschool di tahun 1916.

Suroso R.P: Radennya Rakyat Kecil

Soeroso kerap memperjuangkan nasib buruh agar mendapat perlakuan yang layak dari majikan. Pernah pada tahun 1921, dipimpinnya aksi pemogokan buruh pabrik gula di Mojokerto. Sebagai anggota Volksraad yang dijabatnya sejak tahun 1924, ia menentang keras pelaksanaan pajak tanah di Sumatra Barat. Selain itu, saat ia diangkat sebagai Ketua Persatuan Vakbonden Pegawai Negeri pada 1929, melalui organisasi tersebut, Soeroso berjuang meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri.

Pada masa pendudukan Jepang, Soeroso menjabat Ketua Pusat Tenaga Rakyat (Putera) wilayah Malang. Kemudian pada tahun 1945, dia sebagai Wakil Ketua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Paska kemerdekaan Soeroso memulai kariernya menjadi Residen Kedu & berlanjut menduduki jabatan menteri beberapa kali. Yakni; Menteri Perburuhan, Menteri Urusan Pegawai, Menteri Sosial, juga Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik.

Soeroso dikenal mempunyai gagasan-gagasan baru buat kepentingan warga . Sebagai Menteri Sosial, beliau memperjuangkan supaya pegawai negeri dapat membeli rumah dinas dengan cara mencicil. Untuk menaikkan kesejahteraan pegawai, beliau memelopori pendirian koperasi pegawai di tiap-tiap tempat kerja mulai menurut pusat sampai ke wilayah-wilayah. Gerakan koperasi ini terus berkembang & akhirnya berdiri Induk Koperasi Pegawai Negeri (IKPN). Pada saat menjadi Menteri Perburuhan, ia membentuk Panitia Penyelesaian Perselisihan Pekerja (P4) yg bertugas menyelesaikan perselisihan antara buruh & majikan. Tak hanya itu, Soeroso juga memiliki andil akbar dalam menyusun Rencana Undang-Undang (RUD) Pokok tentang Pemerintahan Daerah & Rencana Pemerintahan Desa. Usaha ini dilakukannya tatkala menjabat sebagai Ketua Panitia Desentralisasi & Otonomi Daerah dalam tahun 1962.

Sumber: Ensiklopedi Pahlawan Nasional

No comments:
Write comments