Sunday, July 19, 2020

10 Satwa Endemik Sumatera yang Harus di Lindungi

Satwa Endemik Sumatera - Spesies endemik adalah sebuah gejala alami sebuah biota untuk menjadikannya unik pada suatu wilayah geografi tertentu. Suatu spesies dikatakan endemik apabila spesies tersebut merupakan spesies asli yang hanya bisa ditemukan ditempat tertentu dan tidak ditemukan dibelahan wilayah lainnya. Pada kali ini saya akan menginformasikan tentang satwa endemik yang ada di Sumatera dan mungkin sebagian dari kita tidak mengetahui akan hal itu. Berikut 10 Satwa Endemik Sumatera yang saya informasikan untuk anda.

1. Harimau Sumatera

Sumber: ariansinggalang.co.id

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Carnivora

Famili                 : Felidae

Genus                : Panthera

Spesies              : Panthera tigris

Subspesies         : Panthera tigris Sumatrae

Ciri Fisik: Harimau sumatera mempunyai fisik yg paling mini dibandingkan semua sub spesies harimau yg hidup dalam ketika kini (2017). Untuk ukuran tubuh jantan dewasanya, harimau sumatera memiliki tinggi mencapai 60 centimeter dan panjang menurut kepala dan kaki 250 centimeter dengan berat mencapai 140 kg. Pada harimau betina panjang tubuhnya rata-homogen mencapai 198 centimeter dengan berat sampai 91 kg. Warna kulit pada harimau sumatera jua memiliki kekhasan dari harimau lainnya dimana kulit harimau sumatera inii lebih gelap dari dalam harimau lainnya.

Harimau Sumatera adalah galat satu jenis satwa endemik yang terdapat pada Pulau Sumatera dan termasuk kedalam penjabaran satwa kritis yang terancam punah dalam saat dekat ditambah lagi menggunakan perdagangan liar harimau sumatera yg dimanfaatkan kulitnya buat dijual mengakibatkan harimau ini sangatlah mungkin buat punah misalnya harimau bali dan jawa . Menurut WWF dari data tahun jumlah populasi harimau sumatera dialam bebasnya berjumlah 400 ekor saja. Sebagai satwa predator harimau berfungsi buat menjaga ekuilibrium jumlah mangsa liar sebagai akibatnya jumlah vegetasi tetap terjaga dan seimbang buat kedepannya.

Sumber: WWF

2. Badak Sumatera

Sumber: tempo.co

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Perissodactyla

Famili                 : Rhinocerotidae

Genus                 : Dicerorhinus

Spesies               : Dicororhinus sumatrensis

Ciri Fisik: Badak Sumatera merupakan satu-satunya badak asia yang memiliki dua buah cula. Selain cula badak sumatera juga memiliki kekhasan lainnya yaitu memiliki rambut terbanyak dibandingkan dengan seluruh subspesies badak yang ada didunia.  Ciri khusus lainnya badak memiliki kulit yang berwarna coklat keabuan atau kemerahan dan telinga dengan ukuran yang besar.

Badak Sumatera mempunyai cula ddepan yg panjangnya berkisar antara 25-80 cm, sedangkan buat cula belakang umumnya lebih pendek dengan ukuran panjang kurang dari 10 centimeter. Panjang satwa yang satu ini, untuk ukuran dewasa berkisar dua-3 meter menggunakan tinggi mencapai 1,lima meter. Berat badan menurut badak sumatera ini berkisaran antara 600-950 kg.

Habitat: Habitat dari satwa yang sayu ini melingkupi hutan rawa dataran rendah hingga daerah hutan perbukitan. Badak sumatera termasuk kedalam hewan yang suka menjelajah dan pemakan buah dan buah yang pling disukainya adalah buah fikus dan mangga liar, selain buah badak juga memakan daun-daunan, ranting kecil dan juga kulit kayu.  Badak Sumatera termasuk hewan yang umumnya hidup menyendiri atau lebih dikenal soliter tetapi juga ada yang hidup dalam kelompok kecil.

3. Kambing Hutan Sumatera

Sumber: mongabay.co.id

Persebaran = Hutan Hujan tropis Sumatera

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Artiodactyla

Famili                 : Bovidae

Genus                :Capricornis

Spesies              :Capricornis sumatraensis

Subspesies         :Capricornis sumatraensis sumatraensis

Ciri Fisik: Kambing Hutan Sumatera merupakan satwa yang mempunyai tanduk yg ramping, pendek dan melengkung kebelakang. Berat badannya berkisar antara 50-140 kg dengan panjang badan berkisar 140-180 cm dan tinggi yang mencapai 85-94 cm.

Kambing Hutan Sumatera termasuk satwa yang hidupnya soliter atau menyendiri akan tetapi juga terdapat yg hidup pada kelompok kecil. Seperti halnya harimau yg memiliki daerah kekuasaan, Kambing Hutan Sumatera pula memiliki daerah kekuasaan yang ditandainya dengan memakai kotoran dan air seninya. Tujuan dari Kambing Hutan Sumatera ini menandai wilayah kekuasaanya merupakan sebagi penanda loka yg digunakannya untuk mencari makanan seperti daun-daun & rumputan serta sebagai tempat tinggal berdasarkan satwa yg satu ini.

Menurut data dari IUCN ( International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources, memasukan satwa ini kedalam kategori Rentan. Selain itu pemerintah indonesia juga menetapkan Kambing Hutan Sumatera termasuk salah satu satwa yang dilindungi dari kepunahan berdasarkanPP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

4. Kelinci Sumatera

Sumber: mongabay.co.id

Persebarannya = Pegunungan Bukit Barisan

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Lagomorpha

Famili                 : Leporidae

Genus                : Nesolagus

Spesies              : Nesolagus netscheri

Ciri Fisik: Satwa ini mempunyai panjang tubuh yg mencapai 40 centimeter. Kelinci Sumatera dikenali dengan adanya garis-garis agak coklat pada tubuhnya menggunakan ekor yang berwarna merah & perut berwarna putih maka itu merupakan karakteristik berdasarkan satwa ini.

Berdasarkan data dai IUCN satwa ini termasuk kategori Rentan. Kelinci Sumatera adalah satwa nokturnal yang hidupnya menempati liang satwa lain serta tinggal di hutan dengan ketinggian berkisar 600-1400 mdpl.

5. Tokhtor Sumatera

Sumber: burungkicaumu.blogspot.co.id

Persebarannya = Daerah Pegunungan Bukit Barisan

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Aves

Ordo                   : Cuculiformes

Famili                 : Cuculidae

Genus                :Carpococcyx

Spesies              :Carpococcyx viridis

Ciri Fisik: Burung Tokhtor Sumatera memiliki ukuran tubuh yang mencapai 60 cm. Kaki dan paruhnya berwarna hijau. Burung ini memiliki mahkota yang berwarna hitam sedangkan leher samping, penutup sayap tengah dan penutup sayap berwarna hijau pudar. Untuk tubuh bagian bawah berwarna coklat, sayap dan ekornya berwarna hitam bercampur hijau yang mengkilap. Pada kulit sekitaran mata warnanya hijau dan biru.

Menurut data IUCN burung Tokhtor Sumatera termasuk kategori kritis dan akan punah dalam waktu dekat, dimana populasinya kurang dari 300 ekor. Burung Tokhtor Sumatera ini termasuk burung yang pernah dikategorikan punah karena sejak terdeskripsi 1916 tidak lagi pernah ditemukan oleh orang-orang ataupun para peneliti.  Barulah pada November 1997 Burung Tokhtor Sumatera ini berhasil di foto pertama kalinya .Burung ini adalah burung endemik dari sumatera yang termasuk kedalam 18 burung paling langka yang ada di indonesia.

6. Gajah Sumatera

Sumber: gosumatra.com

Persebarannya  = Sebagian sumatera

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Proboscidea

Famili                 : Elephantidae

Genus                : Elephas

Spesies              :Elephas maximus

Subspesies         : Elephas maximus Sumatranus

Ciri Fisik: Gajah merupakan mamalia terbesar yang terdapat di Indonesia dengan berat yg mencapai 6 ton dan tinggi 3,lima meter dalam bahunya. Gajah Sumatera mempunyai karakteristik umum misalnya kebanyakan gajah lainnya yaitu masih ada belalai pada kepalanya. Belalai ini berfungsi untuk mencari kuliner dan minuman dengan cara menggenggam ataupun memegangnya pada bagian ujung belalainya yang fungsinya hampir sama dengan jari.

Berdasarkan data dari IUCN Gajah Sumatera termasuk satwa yang status konservasinya (Status Konservasi Gajah Sumatera) terancam punah/ critically endangered . Di Negara Indonesia Gajah Sumatera merupakan  satwa yang keberadaannya dilindungi yaitu menurut Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem nya.

Masuknya Gajah Sumatera ke dalam daftar tersebut dikarenakan tingginya pembalakan liar, penyusutan dan fragmentasi habitatnya, maupun aktivitas perburuan liar gajah. Perburuan dilakukan lantaran Gajah Sumatera mempunyai gading yg dijual sang orang-orang yg tidak bertanggung jawab.

7. Surili Sumatera

Sumber: biodiversitywarriors.org

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Primates

Famili                 : Cercopithecidae

Genus                :Presbytis

Spesies              :Presbytis melalopos

Ciri Fisik: Pada Umumnya Surili Sumatera atau lebih dikenal simpai memiliki karakteristik spesial jambul dikepalanya yg menyerupai mahkotaina hamp. Panjang Tubuh dalam simpai jantan maupun betina hampir sama, yaitru berkisar antara 55-49 cm. Berat tubuh Surili Sumatera ini berkisar anatar lima-6 kg. Selain ciri diatas terdapat jua karakteristik lainnya yaitu panjang ekornya yang mencapai 71 centimeter. Untuk rona Surili Sumatera ini memiliki rona yg majemuk, ada yang berwarna hitam, agak coklat & jua abu-abu.

Surili Sumatera ini merupakan fauna yang bersifat diurnal atau aktif di siang hari dan arboreal (poly beraktifitas dipohon). Makanan utama menurut satwa ini adalah dedaunan tetapi juga acapkali memakan butir-buahan, biji-bijian & pula bunga. Surili Sumatera merupakan hewan yang hidupnya berkelompok yg terdiri berdasarkan surili jantan dan lima-7 surili betina. Surili jantan sendiri mencapai kematangan seksula di usia 34-47 bulan & buat betinanya di usia 35-60 bulan.

8. Orangutan Sumatera

Sumber: http://leuserconservation.org

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Primates

Famili                 : Hominidae

Genus                :Pongo

Spesies              :Pongo abelli

Ciri Fisik: Orang Utan Sumatera adalah orang utan yang memiliki kantung pipi yang panjang pada orang utan jantan. Panjang tubuhnya sendiri berkisar 1,25 meter - 1,5 meter. Bulu Orang Utan Sumatera berwarna coklat kemerahan. Berat Orang Utan Sumatera jantan berkisar 50-90 kg sedangkan untuk berat yang betinanya berkisar 30-50 kg.

Orang Utan Sumatera adalah jenis orang utan yang statusnya paling terancam dibandingkan orang utan yg terdapat pada Borneo. Saat ini Orang Utan Sumatera hanya bisa ditemukan di provinsi-provinsi bagian utara & tengah sumatera. Satwa ini kehilangan daerah asal alaminya dengan sapat cepat karena pembukaan huma untuk perkebunan, pembalakan liar dan jua pemukiman.

9. Cucurut Sumatera

Sumber: retrieverman.net

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Erinaceomorpha

Famili                 : Erinaceidae

Genus                :Hylomys

Spesies              :Hylomys parvus

Satwa satu ini merupakan satwa yg hanya ditemukan pada Gunung Kerinci, Sumatera, Indonesia. Satwa ini mempunyai ciri yang spesial dimana ia akan mengeluarkan bau busuk terutama bila pada kedaan bahaya atau diserang musuh. Satwa ini mempunyai ukuran tubuh yang mini yaitu berkisar 4-lima inci. Satwa ini mempunyai waktu kehamilan berkisar 30-35 hari dan lam hayati mencapai dua tahun.

10. Celurut Air Sumatera

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom             : Animalia

Filum                  : Chordata

Kelas                  : Mammalia

Ordo                   : Soricomorpha

Famili                 : Soricidae

Genus                :Chimarrogale

Spesies              :Chimarrogale sumatrana

Ciri Fisik: Bergigi merah Hidung Lebih panjang dari celurut biasa, bulunya pendek & berwarna abu-abu pada bagian belakang. Bagian atas tubuhnya berbintik putih dan cokelat agak kusam dibagian bawahnya. Satwa ini mempunyai mata & indera pendengaran yg mini serta bisa ditutupi kulit waktu berada dalam air.

Hal yang paling membuat satwa ini harus dilindungi adalah karena satwa ini hanya dapat ditemukan di daerah dataran tinggi Sumatera Barat. Menurut data dari IUCN (Status Konservasi Celurut Sumatera) satwa ini termasuk kategori Data Deficient karena informasi datanya belum cukup untuk diidentikasi dan pernah dinyatakan kritis pada tahun 1998, walaupun begitu satwa ini tetaplah harus dilindungi karena termasuk satwa endemik sumatera.

Itulah 10 Satwa Endemik Sumatera yang Harus di Lindungi, lantaran selain kondisinya yg terancam satwa-satwa tadi jua mempunyai fungsi yang sangat penting bagi lingkungan mulai menurut penebar biji & menjaga ekuilibrium populasi ditambah lagi satwa tersebut merupakan satwa endemik sumatera yg nir ditemukan ditempat lain, membuat satwa tadi menjadi sangat penting untuk dijaga keberdaannya.

Jika terdapat saran atau masukan buat artikel ini silahkan tulis di kolom komentar & ikuti blog ini menggunakan menentukan sajian ikuti pada pojok kana blog buat mendapatkan pemberitahuan artikel-artikel menarik lainnya yg aku terbitkan.

Semoga Bermanfaat.

No comments:
Write comments