Saturday, July 18, 2020

12 Satwa Endemik Kalimantan yang Mengagumkan

Satwa Endemik Kalimantan - Endemik adalah suatu gejala yang dialami oleh suatu organisme tertentu untuk menjadi unik pada suatu lokasi geografis tertentu seperti negara pulau ataupun Zona Ekonomi tertentu. Suatu spesies dapat dikatakan endemik apabila hanya ditemukan di suatu tempat tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain atau belahan bumi lainnya.

Saat ini sangat sporadis sekali orang yang mengenal akan satwa endemik wilayahnya masing-masing. Hal inilah yang menciptakan orang-orang tidak peduli akan pentingnya satwa endemik yg adalah ciri khas berdasarkan daerahnya tadi. Oleh karenanya disini saya menginformasikan kepada anda mengenai Satwa Endemik yang ada pada Kalimantan , Semoga menggunakan apa yg aku sampaikan pada artikel ini membuat kita lebih sadar & menghargai kekayaan keanekaragaman daerah kita sendiri. Berikut 12 Satwa Endemik Kalimantan yang Mengagumkan.

1. Orangutan Kalimantan

Sumber: mykomms.com

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom               : Animalia

Filum                   : Chordata

Kelas                   : Mammalia

Ordo                    : Primata

Famili                  : Hominidae

Genus                  : Pongo

Spesies                :Pongo pygmaeus

Ciri-Ciri: orangutan Kalimantan merupakan orang utan yang memiliki tubuh yang gemuk & besar berleher akbar dan lengan yg panjang & kuat, kaki yang pendek & juga tidak mempunyai ekor. Orang utan umumnya mempunyai tinggi gitar 1,25 sampai 1,5 meter. Ada orangutan Kalimantan tubuh orang utan diselimuti rambut merah kecoklatan. Saat mencapai kematangan seksual orang utan jantan memiliki pelipis yang gemuk dalam ke 2 sisinya, ubun-ubun yang mengembang, rambutnya menjadi panjang dan tumbuh janggut di lebih kurang wajahnya.

Orangutan memiliki indra yg sama seperti insan yakni penglihatan, penciuman, pendengaran, lidah serta peraba. Umumnya orangutan jantan mempunyai berat sekitar 50 sampai 30 kg sedangkan pada orangutan betina beratnya berkisar 30 sampai 50 kg. Telapak kaki orang utan mempunyai susunan jari yg sangat mirip menggunakan insan & pula telapak tangan mereka mempunyai 4 jari-jari yang panjang ditambah dengan 1 bunda jari.

2. Bekantan

Sumber: kopi-ireng.com

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom               : Animalia

Filum                    : Chordata

Kelas                    : Mammalia

Ordo                     : Primata

Famili                    : Cercopithecidae

Genus                   :Nasalis

Spesies                 :Nasalis larvatus

Penyebaran: Hutan Bakau, Hutan Rawa & Hutan Pantai di Pulau Borneo.

Ciri-Ciri: bekantan adalah satwa dan besar yg hidungnya panjang & akbar yang hanya ditemukan pada spesies jantan, Hal inilah yg membedakan bekantan berdasarkan jenis simpanse lainnya. Bekantan jantan mempunyai ukuran yang lebih akbar daripada bekantan betina dengan berukuran yang dapat mencapai 75 centimeter menggunakan berat 24 kg, sedangkan betina dapat mencapai ukuran 60 cm menggunakan berat hanya 12 kg.

Bekantan mempunyai perut yg akbar lantaran kebiasaannya mengkonsumsi kuliner yg banyak. Selain memakan biji-bijian & buah-buahan, bekantan pula memakan bermacam-macam dedaunan yang membentuk poly gas ketika dicerna. Hal inilah yang dapat mengakibatkan perut bekantan sebagai buncit dan mengembang.

3. Kucing Merah

Sumber: kucingmu.com

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom               : Animalia

Filum                   : Chordata

Kelas                   : Mammalia

Ordo                    : Carnivora

Famili                  : Felidae

Genus                  :Pardofelis

Spesies                :Pardofelis badia

Ciri-Ciri: Kucing merah adalah satwa yang mempunyai ukuran yang lebih mini daripada kucing emas Asia. Kucing yang satu ini memiliki bulu yg berwarna coklat jelas & pucat pada tubuh bagian bawahnya, bulu pada bagian kaki dan juga ekornya merah dan relatif pucat. Bentuk ekor menurut satwa ini memanjang meruncing dalam ujungnya menggunakan adanya garis putih pada pipi bawahnya yang mempunyai warna makin putih bila ke ujung dan terdapat bercak hitam mini di ujung atasnya.

Untuk mengenali satwa yg satu ini masih dapat dicermati menurut bentuk kepalanya, dimana bentuk ketua dari satwa ini kecil, pendek & bundar yang berwarna coklat gelap keabu-abuan ditambah dengan adanya dua garis gelap yang berasal menurut sudut setiap matanya. Pada telinga kucing bagian belakangnya memiliki rona yg keabu-abuan gelap & jua adanya sedikit bintik-bintik Putih Tengah dan bagian bawah dagu berwarna putih dan terdapat dua garis coklat samar di sekitar bagian pipi.

4. Pesut Mahakam

Sumber: getborneo.com

Nama Latin:Orcaella brevirostris

Ciri-Ciri: Ciri-Ciri menurut Pesut Mahakam ini mempunyai ketua yg berbentuk bundar menggunakan kedua matanya yg ukuran mini . Warna kulitnya abu-abu dan juga lebih pucat pada bagian bawahnya serta tidak ada pola-pola khas yang khusus.Ttidak terdapat paruh dan sirip dada lebar membundar. Pesut Mahakam bergerak dalam tempat kecil. Pandangan berdasarkan Pesut Mahakam sendiri termasuk pandangan yang nir terlalu tajam & kenyataannya bahwa pesut hidup di dalam air yg mengandung lumpur, namun pesut merupakan pakar atau ahli pada mendeteksi dan menghindari adanya rintangan-rintangan yang bisa membahayakan dirinya.

Saat ini populasi pesut mahakam terus menyusut akibat adanya gangguan terutama dengan adanya lalu lintas pada perairan sungai Mahakam yg sangat hidup dan tingginya tingkat erosi & juga pendangkalan Sungai akibat pengelolaan hutan yg berada pada sekitarnya. Kondisi dan eksistensi berdasarkan pesut mahakam sendiri diperkirakan pada kondisi yang sangat terancam dampak menurut terbatasnya kuliner berupa udang dan ikan, lantaran mereka wajib bersaing menggunakan para nelayan yang bekerja pada sepanjang Sungai Mahakam buat mencari ukan dan udang baik buat dikonsumsi ataupun dijual.

5. Owa Kalimantan

Sumber: bobo.grid.id

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom               : Animalia

Filum                    : Chordata

Kelas                    : Mammalia

Ordo                     : Primates

Famili                   :  Hylobatidae

Genus                   :Hylobates

Spesies                 :Hylobates albibarbis

Ciri-Ciri: Owa Kalimantan merupakan Jenis satwa yg mempunyai tubuh yg tidak terlalu akbar akan tetapi jua nir terlalu kecil. Panjang kepala & tubuh owa jantan dewasa berkisar antara 462-475 mm, sedangkan betinanya mempunyai berukuran yg lebih besar yakni berkisar 495-496 mm. Owa jantan mempunyai berat tubuh yang berkisar antara 4,9-6,5 kg sedangkan betinanya lebih berat daripada owa jantan yang berkisar 5,9-6,8 kg. Berdasarkan data menurut IUCN, waktu ini owa Kalimantan status konservasinya berada dalam status endangereed, hal ini ditimbulkan lantaran hilangnya ataupun berkurangnya luas hutan Rawa gambut yang sebagai daerah asal menurut satwa yg satu ini.

6. Buaya Kalimantan

Sumber: merdeka.Com

Buaya yang memiliki nama latin Crocodylus raninus ini termasuk jenis buaya endemik dari Kalimantan & poly ditemukan pada bagian daerah Kalimantan Selatan serta Kalimantan Barat.

7. Katak Kepala Pipih

Sumber: tamanasional.org

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom                : Animalia

Filum                     : Chordata

Kelas                     : Amphibia

Ordo                      : Anura

Famili                    : Bombinatoridae

Genus                   :Barbourula

Spesies                 :Barbourula kalimantanensis

Ciri-Ciri: katak yg dari menurut Kalimantan ini mempunyai ukuran tubuh yang sedang atau tidak terlalu akbar. Pada umumnya kepala katak jantan mempunyai panjang tubuh sekitar 68 mm sedangkan betinanya 77 mm. Katak ini dinamai dengan katak kepala pipih karena bentuk kepalanya yg memipih datar dengan moncong yang bentuknya lebar membundar. Katak ketua pipih dalam ujung tungkai depan dan belakang memiliki selaput renang yang penuh sampai ke ujung ujung jarinya yg sedikit membenjol.

Katak ketua pipih sepenuhnya akuatik di suatu daerah sungai yang berair dan juga dangkal tetapi tidak keruh atau pada air yang jernih. Katak ini sangat menyukai bersembunyi di pulang bebatuan pada dalam air. Katak pipih Kalimantan diketahui hanya menyebar terbatas di lebih kurang Nanga Pinoh, Kalimantan Barat.

8. Biawak Kalimantan

Sumber: mongabay.co.id

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom                : Animalia

Filum                     : Chordata

Kelas                     : Reptilia

Ordo                      : Squamata

Famili                    : Lanthanotidae

Genus                    : Lanthanotus

Spesies                  :Lanthanotus borneensis

Ciri-Ciri: Biawak yang asal menurut Kalimantan ini dikenal dengan nama biawak tak bertelinga. Biawak ini memiliki ciri hidung tumpul serta telinga eksternal. Selain karakteristik tersebut biawak ini mempunyai kelopak mata yang transparan, dimana letaknya lebih rendah daripada hewan lain yg sebangsa dengannya.

Biawak ini mempunyai kulit yang dipenuhi menggunakan gerigi misalnya buaya pada semua tubuhnya, dimana gerigi ini tersusun secara teratur membentuk garis mulai dari bagian kepalanya sampai dalam bagian ekor. Biawak ini memiliki warna coklat tua dalam bagian atasnya serta berwarna coklat relatif belia dalam bagian perut bawahnya.

9. Lutung Dahi Putih

Sumber: putroeintan.blogspot.co.id

Nama Latin:Presbytis frontata

Ciri-Ciri: Lutung Dahi Putih memiliki karakteristik spesifik atau spesial yang ditandai dengan adanya warna putih yang terdapat dalam bagian keningnya yg tidak memiliki rambut. Pada bagian punggung, lutung dahi putih ini ditumbuhi bulu yang berwarna coklat keabuan serta bagian depan coklat kekuningan, sedangkan ekornya berwarna abu-abu kekuningan. Lutung endemik dari Kalimantan ini mempunyai panjang tubuh antara 50-60 centimeter dengan ekor yg panjangnya berkisar 70-75 cm. Untuk bobot tubuh, lutung ini sendiri dalam masa dewasanya mencapai 5-5,5 kg.

Perilaku: Lutung Dahi Putih termasuk hewan yg bersifat diurnal atau aktif pada siang hari. Aktivitas hariannya poly dilakukan di atas pohon, selain itu lutung ini termasuk satwa yg herbivore yaitu jenis makanannya terdiri dari pucuk daun belia, biji-bijian dan butir meskipun terkadang lutung ini jua memakan serangga. Lutung Dahi Putih termasuk primata berekor panjang yang hidupnya secara berkelompok yang umumnya terdiri atas 8 sampai 10 ekor dimana di pada grup tadi terdapat beberapa jantan yang secara umum dikuasai atau beristri lebih dari satu.

Persebarannya: Lutung ini umumnya hidup di hutan primer dipterocarpaceae dataran rendah hingga ketinggian 350 meter di atas bagian atas laut (mdpl). Lutung Dahi Putih dapat ditemukan di beberapa lokasi seperti bagian timur sungai Barito, Sungai Segah ,Sungai Kayan dan Taman Nasional Kutai dan pula beberapa daerah lainnya.

10. Tupai Peminum Darah

Sumber: wartabuana.co

Nama Latin:Rheithrosciurus macrotis

Tupai ini adalah jenis tupai yg nokturnal atau aktif dalam malam hari. Tupai ini mempunyai karakteristik bulu ekor yg lebat. Tupai ini ni dikenal dengan sifatnya yg agresif bahkan dikatakan bahwa tupai ini dapat membunuh seekor Kijang dewasa. Tupai Peminum Darah termasuk galat satu satwa endemik yg asal dari Kalimantan, akan namun tupai ini sangat sporadis menampakkan dirinya.

11. Gajah Kerdil  Borneo

Sumber: merdeka.Com

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom               : Animalia

Filum                    : Chordata

Kelas                    : Mammalia

Ordo                     : Prosbocidea

Famili                   : Elephantidae

Genus                   :Elephas

Spesies                 :Elephas maximus

Subspesies            :Elephas maximus Borneensis

Persebaran: Indonesia (Kalimantan) & Malaysia (Sabah).

Ciri-Ciri: Gajah Kalimantan memiliki berukuran yg lebih mini dibandingkan menggunakan Gajah Sumatera atau pun Subspesies Gajah Asia lainnya. Pada gajah jantan Kalimantan Ukuran tinggi tubuh berkisar antara 1,7 sampai dua,6 meter, sedangkan pada gajah betina mempunyai ketinggian tubuh 1,lima hingga 2,lima meter.

Gajah kerdil dari Kalimantan ini, memiliki kulit yang berwarna abu-abu kehitaman. Selain Ciri di atas untuk membedakan Gajah Kalimantan dengan gajah lainnya, Gajah Kalimantan memiliki telinga yang lebih besar, ekor yang lebih panjang mencapai tanah dan lebih gemuk. Selain itu gajah Kalimantan termasuk gajah yang kurang agresif dibandingkan gajah Asia lainnya.

12. Lutung Merah

Sumber: kidnesia.grid.id

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom               : Animalia

Filum                    : Chordata

Kelas                    : Mammalia

Ordo                     : Primates

Famili                    :Cercopithecidae

Genus                   :Presbytis

Spesies                 :Presbytis rubicunda

Ciri-Ciri: Ciri ekor panjang serta memiliki rona kemerahan. Pada anakan, Lutung Merah berwarna keputih-putihan dengan adanya bercak hitam dalam bagian bawah punggung dan pula melintang sepanjang bahu. Biasanya kelompok lutung merah hayati secara berkelompok dimana terdapat 8 ekor dengan 1 ekor jantan dewasa. Makanan utamanya adalah biji-bijian, dedaunan muda dan liana.

Populasi Lutung Merah semakin hari meningkat taraf keterancamanya yang disebabkan adanya beberapa penyebab primer misalnya pembukaan atau penebangan hutan dengan skala yang besar , perburuan, perdagangan satwa liar dan kebakaran hutan.

Itulah 12 satwa endemik menurut pulau Kalimantan yg aku informasikan buat anda. Pesan aku kepada kita semua khususnya diri aku sendiri supaya lebih bijak pada mengelola alam sebagai akibatnya nir mengakibatkan kerugian yg sangat besar terutama yg mengakibatkan punahnya satwa-satwa endemik tersebut, lantaran satwa endemik adalah karakteristik spesial menurut suatu wilayah yang nir dapat ditemukan pada daerah yang lainnya, bahkan lebih menurut itu suatu satwa pula mempunyai fungsi buat menjamin ekuilibrium ekologi.

Semoga Bermanfaat.

No comments:
Write comments