Wednesday, July 15, 2020

5 Faktor Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit Paling Populer

Penyebab Runtuhnya Majapahit -Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha terakhir yang konon katanya sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah serta menguasai Nusantara. Kerajan ini berpusat di Jawa Timur yang berdiri sejak tahun 1293-1500 M. Pada masanya kerajaan ini merupakan kerajaan kuat yang sangat disegani serta ditakuti oleh kerajaan-kerajaan kecil yang berada di bawah kekuasaanya.

Walaupun pernah menjadi kerajaan yang kuat, kerajaan Majapahit akhirnya mengalami keruntuhan yg disebabkan sang aneka macam faktor terutama dikarenakan hilangnya sosok pemimpin yg cakap pada memimpin. Untuk lebih jelasnya apa-apa saja penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan kabar pada anda tentang 5 penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit paling terkenal.

1. Tidak Adanya Sosok Yang Mampu Memimpin

Sumber: tentang.Co

Setelah berakhirnya masa kepemimpinan 2 tokoh utama yang menopang kejayaan Majapahit yaitu Patih Gajah Mada dan Raja Hayam Wuruk, kejayaan kerajaan Majapahit semakin usang semakin mengalami kemunduran. Dengan hilangnya sosok kepemimpinan tersebut menciptakan kerajaan Majapahit yang semula jaya semakin memudar.

Penurunan kekuatan kerajaan Majapahit membuat ketaatan & rasa kepercayaan daerah sekitar kekuasaan sebagai berkurang ditambah lagi dengan kudeta mengakibatkan kerajaan Majapahit menjadi sangat-sangat terpuruk.

2. Semakin Pesatnya Perkembangan Agama Islam

Sumber: ipsmudah.com

Islam yang semain berkembang pada wilayah Pantai Utara Jawa membuat keluarnya kerajaan-kerajaan Islam misalnya kerajaan Banten dan Demak. Dengan pesatnya perkembangan Islam menciptakan kekuatan kerajaan Majapahit yg sedang terjadi pertarungan kudeta sebagai semakin melemah. Hal inilah galat satu faktor penting penyebab mundurnya kerajaan Majapahit.

Tiga. Terjadi Perang Paregreg

Perang Paregreg yg pula dikenal sebagai perang saudara terjadi pada tahun 1405-1406. Penyebab awal peperangan dimulai dalam abad ke 14 M. Setelah meninggalnya raja Hayam Wuruk pada tahun 1389 diserahkanlah tampuk kekuasaan pada putri mahkota Kusumawardhani yg menikah dengan Pangeran Wikramawardhana yakni sepupunya sendiri. Penunjukan putri mahkota menjadi pemegang kekuasaan disebabkan lantaran Hayam Wuruk tidak memiliki putra penerus kekuasaan berdasarkan permaisurinya.

Setelah penyerahan kekuasaan baru diketahui bahwa raja Hayam Wuruk mempunyai anak laki-laki dari galat satu selirnya. Anaknya bernama Pangeran Wirabhumi. Pangeran Wirabhumi yang merasa berhak atas tampuk kekuasaan akhirnya menuntut haknya. Akibat berdasarkan tuntutan inilah terjadilah pertarungan perebutan kekuasaan yang lalu dikenal menggunakan perang paregreg.

4. Kehadiran Laksmana Cheng Ho

Laksmaan Cheng Ho merupakan seseorang kasim beragama islam yg sebagai agama menurut kaisar Yongle dari Tiongkok yang berkuasa pada tahun 1403 sampai 1424. Cheng Ho merupakan seseorang yang dari menurut suku Hui yakni suku yg secara fisik mirip dengan suku Han akan tetapi beragama Islam.

Saat kepemimpinan dipegang sang Wikramanwardhana, terjadi agresi pada daerah kekuasaan Majapahit yang dipimpin oleh Laksmana Cheng Ho. Setelah terjadinya agresi ekspedisi tadi Laksmana Cheng Ho yg merupakan seorang jendral muslim lalu membangun komunitas muslim China di banyak sekali kota pelabuhan Pantai Utara Jawa misalnya Tuban, Ampel, Semarang & Demak. Dengan adanya komunitas tadi Islam pun berkembang luas yg tentunya berdampak terhadap kemunduran kerajaan Majapahit.

5. Lepasnya Daerah Kekuasaan Majapahit

Sumber: idsejarah.net

Akibat menurut kepemimpinan dan syarat politik yang buruk, ketaatan raja-raja daerah yang dikuasai Majapahit semakin memudar dan berkurang. Hal ini membuat wilayah yg dikuasai Majapahit banyak yg melepaskan diri. Daerah kekuasaan yang awalnya selalu memberi upeti pada kerajaan tidak lagi melakukan hal tersebut karena berkurangnya eksistensi kerajaan Majapahit yang dahulunya terkenal sebagai kerajaan yg bertenaga. Kejadian seperti penolakan anugerah upeti yg berlangsung terus menerus membuat kondisi kerajaan Majapahit kebangkrutan pada bidang ekonomi dan militer.

Itulah lima penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit paling terkenal yg saya informasikan buat anda. Dari artikel ini kita mendapatkan pelajaran bahwa sebanyak apapun kekuatan dan kekuasaan kita, suatu saat akan hilang apabila sang maha pencipta berkehendak. Oleh karena itu tetaplah kita menjadi eksklusif yang rendah hati dan menghormati orang lain. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan & fakta yang disampaikan, silahkan tulis pada kolom komentar.

Semoga berguna.

No comments:
Write comments