Monday, July 6, 2020

Karakteristik Manajemen Berbasis Sekolah

Karakteristik Manajemen Berbasis Sekolah mengacu pada penjelasan yang dikemukakan Nurkholis (2003:56). Dalam uraiannya disebutkan bahwa ada 8 karakteristik Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang diuraikan kembali berikut ini.

Pertama, sekolah dengan Manajamen Berbasis Sekolah memiliki misi atau keinginan menjalankan sekolah buat mewakili sekelompok harapan beserta, keyakinan & nilai-nilai sekolah, membimbing rakyat sekolah di dalam kegiatan pendidikan dan memberi arah kerja. Misi ini mempunyai impak yang besar terhadap fungsi dan efektivitas sekolah, lantaran dengan misi ini rakyat sekola h bisa berbagi budaya organisasi sekolah yang tepat, membangun komitmen yg tinggi terhadap sekolah, & memiliki insiatif buat memberikan tingkat layanan pendidikan yg lebih baik.

Karakteristik Manajemen Berbasis Sekolah

Kedua, kegiatan pendidikan dijalankan menurut ciri kebutuhan & situasi sekolah. Hakikat aktivitas sangat krusial bagi sekolah buat meningkatkan kualitas pendidikan, lantaran secara nir eksklusif memperkenalkan perubahan manajemen sekolah berdasarkan manajemen kontrol eksternal menjadi contoh berbasis sekolah.

Ketiga, terjadinya proses perubahan strategi manajemen yg menyangkut hakikat insan, organisasi sekolah, gaya pengambilan keputusan, gaya kepemimpinan, penggunaan kekuasaan, & keterampilan-keterampilan manajemen. Karena itu pada konteks pelaksanaan manajemen berbasis sekolah, perubahan taktik manajemen lebih memandang pada aspek pengembangan yang sempurna dan relevan dengan kebutuhan sekolah.

Keempat, keleluasaan dan wewenang pada pengelolaan sumber daya yg efektif buat mencapai tujuan pendidi kan, guna memecahkan kasus-perkara pendidikan yang dihadapi, baik tenaga kependidikan, keuangan dan lain-lain.

Kelima, Manajemen Berbasis Sekolah menuntut peran aktif sekolah, adiministrator sekolah, guru, orang tua, & pihak-pihak yg terkait dengan pendi dikan pada sekolah. Dengan MBS sekolah bisa mengembangkan murid & guru sesu ai menggunakan ciri sekolah. Dalam konteks ini, sekolah berperan berbagi insiatif, memecahkan perkara, & mengeksplorasi seluruh kemungkinan buat menfasilitasi efektivitas pembelajaran. Demikian pula unsur-unsur lain misalnya pengajar, orang tua, komite sekolah, administrator sekolah, pada nas pendidikan, & sebagainya sinkron menggunakan kiprahnya masing-masing.

Keenam, manajemen berbasis sekolah menekankan interaksi antar insan yg cenderung terbuka, berafiliasi, semangat tim, dan komitmen saling menguntungkan. Sehingga iklim orgnanisasi cenderung menunjuk ke tipe komitmen & efektivitas sekolah dapat tercapai.

Ketujuh, peran administrator sangat krusial pada kerangka MBS, termasuk pada dalamnya kualitas yg dimiliki administrator.

Kedelapan, dalam manajemen berbasis sekolah, efektivitas sekolah dievaluasi menurut indikator multitingkat & multisegi. Penilaian tentang efektivitas sekolah harus menca kup proses pembelajaran & metode buat membantu kemajuan sekolah. Oleh karena itu, evaluasi efektivitas sekolah wajib memperhatikan multitingkat, yaitu dalam taraf sekolah, gerombolan , dan individu, serta indikator multisegi yaitu input, proses & hasil sekolah serta perkembangan akademik anak didik.

Sekian delapan karakteristik Manajemen Berbasis Sekolah yg dapat diuraikan. Baca juga pengertian manajemen berbasis sekolah.

No comments:
Write comments