Thursday, July 9, 2020

Makna Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945

Sebelum menguraikan makna alinea keempat pembukaan UUD 1945 , kami sajikan kembali teks asli alinea keempat seperti berikut:

Kemudian daripada itu untuk menciptakan suatu Pemerintah Negara Indonesia yg melindungi segenap bangsa Indonesia & semua tumpah darah Indonesia dan buat memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yg menurut kemerdekaan, perdamaian kekal & keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu pada suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yg terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan masyarakat dengan berdasar pada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yg adil & beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin sang hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta menggunakan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Makna alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memuat prinsip-prinsip negara Indonesia, yaitu :

  • Tujuan negara yang akan diwujudkan oleh pemerintah negara
  • Ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar,
  • Bentuk negara, yaitu bentuk republik yang berkedaulatan rakyat
  • Dasar negara yaitu Pancasila

Makna Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945 Negara Indonesia yg dibentuk memiliki tujuan negara yg hendak diwujudkan, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan generik, mencerdaskan kehidupan bangsa, & melaksanakan ketertiban global yang menurut kemerdekaan, perdamaian tak pernah mati & keadilan sosial. Keempat tujuan negara tadi adalah arah perjuangan bangsa Indonesia selesainya merdeka. Kemerdekaan yang sudah dicapai wajib diisi menggunakan pembangunan di segala bidang buat mewujudkan tujuan negara. Sehingga secara bertahap terwujud asa nasional yaitu negara yang merdeka, manunggal, berdaulat, adil & makmur.

Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menghendaki diadakannya UUD pada hal ini adalah batang tubuh atau pasal-pasal. Kehendak ini menegaskan prinsip Indonesia sebagai negara aturan. Pemerintahan diselenggarakan dari konstitusi atau peraturan perundang-undangan, nir atas dasar kekuasaan belaka. Segala sesuatu wajib dari hukum yg berlaku. Setiap warga negara wajib menjunjung tinggi hukum, artinya harus mentaati aturan.

Prinsip bentuk negara yaitu susunan negara republik Indonesia yg berkedaulatan warga . Republik adalah bentuk pemerintahan dimana pemerintah dipilih oleh masyarakat. Berbeda menggunakan bentuk kerajaan pada mana pemerintah sebagian bersifat turun temurun. Bentuk ini sejalan menggunakan kedaulatan rakyat yg bermakna kekuasaan tertingi dalam negara dipegang sang warga . Rakyat yg memiliki kekuasaan buat menyelenggarakan pemerintahan, baik secara langsung juga nir pribadi melalui lembaga perwakilan masyarakat.

Alinea keempat pembukaan UUD 1945 memuat dasar negara Pancasila yaitu ??Menggunakan berdasar ke dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan mudun, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin sang hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan menggunakan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi semua rakyat Indonesia?. Kelima sila Pancasila adalah satu kebulatan yang utuh, satu kesatuan yg nir terpisahkan. Rumusan Pancasila dimuat dalam Pembukaan maka secara yuridis-konstitusional merupakan sah, berlaku, dan mengikat semua forum negara, forum warga , dan setiap masyarakat negara.

Sekian penerangan singkat makna alinea keempat pembukaan UUD 1945. Baca pula uraian makna alinea pertama pembukaan UUD 1945.

No comments:
Write comments