Wednesday, July 29, 2020

Pengaruh Revolusi Prancis, Amerika, dan Rusia Terhadap Pergerakan Nasional Indonesia

1. Revolusi Prancis

Bentuk pemerintahan Prancis, yaitu monarki absolutisme atau raja berkuasa secara absolut. Revolusi Prancis lahir lantaran ketidakadilan politik pada memilih pegawai & raja Prancis (Raja Louis XVI) melakukan pengeluaran keuangan secara berlebihan. Pada revolusi Prancis terdapat tokoh pembaharuan misalnya:

a. Montesquieu, dengan Trias Politica yaitu legislatif, eksekutif dan yudikatif.

B. John Locke, pendapat buat membuat Undang-Undang buat membatasi kerja pemerintah.

C. Voltaire, yaitu tokoh yang mengecam pemerintah otokrasi Raja Louis XVI. D. J.J. Rousseau, yaitu tokoh yang beropini agar sistem pemerintahan demokrasi diterapkan di Prancis.

Pada 9 Juli 1789 dibentuk badan yg bertugas merancang undang-undang, yaitu Assembly National Constituante (Dewan Nasional Konstituante). Pasca revolusi Prancis, bentuk negara Prancis berubah menjadi republik dan diberlakukan pemilu yang menentukan Napoleon Bonaparte menjadi pemimpin. Pengaruh revolusi Prancis bagi konvoi nasionalisme Indonesia, yaitu lahirnya paham liberalisme, demokrasi, bentuk negara republik, penegakan HAM dan menjadikan undang-undang menjadi kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan. Indonesia juga menerapkan Trias Politica, yaitu legislatif (oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat & DPR), eksekutif (sang Presiden dan Menteri) dan yudikatif (oleh Mahkamah Agung Konstitusi dan Mahkamah Yudisial).

2. Revolusi Amerika

Di Amerika poly terbentuk koloni orang Eropa yang memiliki pelabuhan, tujuan, peraturan & menujuk pemimpin sendiri. Perekonomian kolonikoloni yang baik menarik perhatian Inggris dan Prancis buat menguasai koloni Amerika dengan menguasai lembah sungai Mississippi. Akibatnya terjadi perang Laut Tujuh Tahun (1756- 1763). Perang ini dimenangkan sang Inggris dengan Perjanjian Paris (1763). Perjanjian tersebut menyatakan bahwa wilayah timur Mississippi hak milik Inggris dan hak barat Mississippi hak milik Prancis, serta Prancis harus menyerahkan India ke Inggris.

Pada 16 Desember 1973, timbul pembantaian di pelabuhan Boston atau Boston Tea Party yang dilakukan oleh koloni. Akhirnya dilakukan Kongres Kontinental di Philadelphia, yaitu pada 5 Desember 1774 menghasilkan deklarasi hak dan keluhan (Declaration of Right and Grievances).

Pada Perjanjian Paris (1783), Inggris memberi pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan kepada 13 koloni (Amerika Serikat).Pengaruh revolusi Amerika bagi pergerakan nasionalisme Indonesia, yaitu pengakuan HAM dan pemikiran demokrasi untuk mencapai kemerdekaan.

Tiga. Revolusi Rusia

Revolusi Rusia bertujuan buat mendirikan pemerintahan yang peduli terhadap warga & menurunkan kekuasaan feodal serta pemerintahan Tsar Nicholas II. Perang Dunia II membuat keadaan masyarakat Rusia semakin jelek. Revolusi Rusia dipelopori oleh tokoh intelektual yg beraliran komunis radikal (Communist Manifesto) sesuai pemikiran Friedrich Engels & Karl Marx. Ketika terjadi Revolusi Rusia terdapat dua partai yaitu partai Mensyewik (partai sosialis) & partai Bolsyewik (partai radikal) yg mempunyai tujuan buat menurunkan kekuasaan Tsar Nicholas II.

Runtuhnya kekuasaan Tsar Nicholas II digantikan oleh Alexander Kerensky dari partai Mensyewik. Kepemimpinan Alexander Kerensky mendapat perlawanan dari Vladimir Lenin (partai Bolsyewik) yang berkeinginan mewujudkan masyarakat tanpa kelas (kaum proletariat). Pengaruh revolusi Rusia bagi pergerakan nasionalisme Indonesia yaitu terbentuknya pergerakan nasional dengan ideologi sosialisme dan komunisme untuk mengusir penjajahan Belanda

Bourbon

No comments:
Write comments