Sunday, August 2, 2020

Pertanyaan Sejarah: Dorongan Untuk Menjelajah

Apa yang Membuat Populasi Berpindah?

Banyak hal yg menciptakan sebuah populasi manusia berpindah menurut tempat satu ke tempat lainnya. Dalam perkara yg melibatkan sebuah populasi, umumnya karena bencana alam, atau kekurangan sumberdaya buat pendukung hayati. Pada abad ke-18 & ke-19, manusia mulai menyebar ke penjuru Amerika berdasarkan timur sampai barat. Imigran baru datang ne New York. Ada yg tinggal, & kota kota tadi tumbuh ad interim yang lain ke pergi ke barat buat mengadu nasib. Para imigran ini tiba ke Amerika dari Eropa buat mengadu nasib atau lebih tepatnya lari dari kemiskinan yg mereka nikmati dalam tanah Eropa. Orang-orang tersebut dianggap imigran ekonomi dan banyak dari mereka pindah menurut negara-negara misikin ke negara yang lebih kaya.

Mengapa banyak orang Afrika pada Hindia Barat?

Kebanyakan insan menyebar ke berbagai tempat menggunakan perlahan, akan tetapi populasi orang Afrika pada Hindia Barat tiba pada jumlah akbar dan cepat. Hal ini disebabkan perdagangan budak. Para pelaut menyerang pantai-pantai Afrika & mengambil tawanan untuk dijadikan budak pada koloni-koloni baru. Banyak budak yg mati pada bepergian karena kondisi yg jelek pada kapal. Perbudakan akhirnya dihapuskan dalam awal abad ke-19, tapi mungkin sudah 65 juta orang telah dijadikan budak.

Siapakah Misionaris?

Misionaris sendiri adalah penjelajah religius. Mereka berkelana diberbagai loka terpencil di global buat menyampaikan pesan Tuhan kepada mereka yg sekiranya perlu diselamatkan. Para misionaris ketika lampau cendrung memandang kebudayaan yang mereka datangi menjadi kebudayaan primitif & tidak beradab. Kadang kala pesan Tuhan tadi perlu disampaikan menggunakan cara kekerasan. Sebagai orang yg primitif dan barbar para penduduk orisinil yang mereka datangi diberlakukan sangat tidak baik & kebudayaan mereka dihancurkan. Misionaris pada ketika ini, lebih mengedepankan kemanusiaan & kebudayaan lokal jua dihormati.

Mengapa orang Eropa Menjelajahi Dunia?

Pada abad ke-15 sampai ke-20, penjelajahan bangsa eropa begitu masif. Ada keingintahuan bangsa eropa buat menambah pengetahuan, tetapi alasan utamanya merupakan penjelajahan dilakukan buat menambah daerah kekuasaan bagi imperium bangsa-bangsa Eropa. Mereka mengumpulkan kekayaan menurut penjelajahan tadi. Mereka jua mengeksploitasi orang-orang koloni mereka. Penjelajah seperti Magellan, Columbus, Drake, & Cortes menemukan dunia baru yaitu Amerika. Penjelajahan mereka didanai oleh para penguasa.

Sumber: Amazon.Com

Bagaimana Para Penjelajah Tahu Lokasi Mereka?

Saat ini, kita punya sistem GPS berupa google maps, waze, dll, yg memberi memahami lokasi tempat kita berada, akan tetapi penjelajah antik antik wajib bergantung pada metode yang tidak seakurat GPS. Oleh sebab itu, para pelaut pertama, sudah belajar sistem navigasi menggunakan menggunakan posisi bintang-bintang yang berada pada langit. Sistem ini membuktikan seberapa jauh mereka telah berlayar ke utara atau pun ke selatan. Penemuan kronometer yg seksama menciptakan manusia bisa menemukan lokasi mereka antara timur dan barat. Seperti halnya bintang, para penjelajah kuno menggunakan kompas magnetis buat menetukan arah.

Kompas: pikrepo.Com

Bourbon

No comments:
Write comments